Notification

×

Iklan

Jalur Sungai Penuh–Tapan Aman Dilalui Pemudik

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:44 WIB Last Updated 2026-03-25T16:44:00Z

Jalan lintas penghubung wilayah Kota Sungai Penuh (Jambi)

Pesisir Selatan, Rakyatterkini.com– Jalur lintas yang menghubungkan Kota Sungai Penuh di Jambi menuju Tapan di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, hingga ke Muko-Muko, Bengkulu, dilaporkan dalam kondisi aman untuk dilalui para pemudik maupun wisatawan.

Perwira Pengendali Pos Pelayanan Puncak Polres Kerinci, Ipda Haryanto, menyampaikan bahwa arus kendaraan di rute Sungai Penuh–Tapan terpantau lancar tanpa hambatan berarti.

Ia menjelaskan, baik arus balik Lebaran maupun perjalanan menuju kawasan wisata di wilayah Puncak hingga Tapan saat ini berlangsung tertib dan terkendali.

Meski begitu, masyarakat tetap diminta berhati-hati karena curah hujan di kawasan Sungai Penuh dan Tapan masih cukup tinggi, sehingga berpotensi menimbulkan gangguan di perjalanan.

Haryanto juga mengungkapkan adanya satu titik bekas longsor yang masih dalam tahap penanganan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi. Lokasi tersebut berada di sekitar Panorama Puncak, tepatnya di Desa Sumur Gedang, Kecamatan Pesisir Bukit.

Untuk mengantisipasi kemungkinan longsor susulan selama libur Lebaran, pemerintah telah menyiagakan dua unit alat berat lengkap dengan operator di sekitar lokasi tersebut.

Data dari Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum mencatat, panjang ruas jalan Sungai Penuh–Tapan mencapai 112,9 kilometer. Dari total tersebut, sekitar 111 kilometer berlapis aspal dan 1,9 kilometer menggunakan rigid beton, dengan kondisi keseluruhan tergolong baik.

Ia juga mengingatkan pengguna jalan agar tetap waspada, terutama saat melintasi area bekas longsor. Selain alat berat, pemerintah turut menyiapkan dukungan bahan bakar serta personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, hingga tenaga medis.

Sementara itu, salah seorang warga Sungai Penuh, Mun Asral, menilai jalur tersebut memiliki peran penting sebagai penghubung antarwilayah di Sumatera Barat, Bengkulu, dan Jambi.

Menurutnya, kondisi jalan yang baik turut mendorong peningkatan aktivitas ekonomi dan sektor pariwisata. Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah wisatawan yang bepergian antara Muko-Muko, Pesisir Selatan, Kerinci, hingga Sungai Penuh.

Ia mengaku memilih berlibur ke Pesisir Selatan untuk menikmati wisata pantai karena akses jalan yang semakin nyaman. Ia juga menambahkan, saat momen Lebaran, jalur tersebut biasanya dipadati kendaraan, baik dari wilayah pesisir menuju Kerinci maupun sebaliknya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update