Notification

×

Iklan

Iran Bantah Serang Oman, Pemerintah Tetap Beroperasi

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:12 WIB Last Updated 2026-03-04T02:12:00Z

Asap mengepul setelah ledakan di Manama, Oman. 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Iran membantah tuduhan melakukan serangan terhadap Oman, meski laporan media pemerintah negeri itu muncul di tengah serangan balasan Teheran terhadap berbagai kepentingan Amerika Serikat (AS) di kawasan Timur Tengah.

Beberapa insiden dilaporkan terjadi di Oman, termasuk serangan pada hari Minggu yang melibatkan dua drone, yang menyebabkan seorang pekerja migran terluka. Sebelumnya, kantor berita Oman menyebut sebuah tangki bahan bakar di pelabuhan komersial Duqm diserang drone, sementara satu drone jatuh dekat pelabuhan Salalah dan dua drone lainnya berhasil dicegat di provinsi Dhofar.

Presiden Iran, Pezeshkian, menegaskan bahwa meski situasi perang meningkat, pemerintah tetap berfungsi normal. Ia menambahkan, koordinasi dengan kepemimpinan provinsi terus berjalan untuk memastikan aktivitas negara tetap berjalan lancar.

Dalam unggahan di platform X, Pezeshkian menulis, “Kami berhubungan langsung dengan para gubernur. Situasinya memang luar biasa, tetapi negara ini tidak berhenti. Semua kegiatan yang sedang berlangsung tetap berjalan di seluruh negeri.”

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump menolak melakukan pembicaraan dengan Iran. Trump mengklaim melalui media sosial bahwa Iran sebenarnya telah mengajukan permintaan dialog setelah serangan AS-Israel dimulai.

Sementara itu, Pakistan memperingatkan dunia agar tidak mengalihkan perhatian dari Gaza ke Iran. Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Asif, menilai serangan terhadap Iran dimaksudkan untuk mengalihkan sorotan internasional. Dalam unggahan di X, Asif menulis: 

“Dengan menyerang Iran, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berupaya mengalihkan perhatian global dari Gaza. Media internasional kini fokus pada Iran, memberi Netanyahu ruang untuk diam-diam melanjutkan agenda genosidanya di Gaza dan Tepi Barat. Ambisi pribadinya telah menjerumuskan Palestina dan seluruh Timur Tengah ke dalam tragedi terburuk dalam sejarah umat manusia.”(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update