Notification

×

Iklan

Dari Kampung ke Panggung Internasional, Inspirasi UMKM Indonesia di IMA Sharing Session

Kamis, 19 Maret 2026 | 16:30 WIB Last Updated 2026-03-19T09:30:00Z

Ilustrasi.

Jakarta, Rakyatterkini.com - Cerahnya pagi kala itu memberikan semangat bagi seluruh peserta Indonesia Marketing Associations (IMA) Sharing Session bertajuk Kiat Sukses Pemenang IMA UMKM Award – Apa Kunci Utamanya? yang ingin memperluas wawasannya dalam menjalankan bisnis. 

Mulai dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan anggota IMA dari berbagai chapter di Indonesia, para peserta berkumpul dengan satu tujuan yang sama, yaitu untuk membuka cakrawala baru dalam berbisnis.

Sejak awal sesi dimulai, antusiasme para peserta sudah terlihat. Melalui layar masing-masing, mereka menyimak dengan saksama berbagai cerita dan praktik terbaik yang dibagikan oleh dua pelaku UMKM inspiratif yang berhasil meraih penghargaan dalam ajang IMA UMKM Award 2025

Melalui kisah perjalanan usaha, tantangan yang dihadapi, serta solusi yang mereka temukan, sesi ini menjadi ruang berbagi yang bermanfaat bagi para pelaku UMKM yang ingin terus mengembangkan usahanya.

Direktur Eksektutif IMA, Yulian Warman, menekankan pentingnya reputasi dan komunikasi yang baik dalam membangun daya saing UMKM. 

“Produk berkualitas tinggi merupakan fondasi penting dalam berbisnis. Namun, agar bisnis dapat berjalan secara berkelanjutan, pelaku UMKM juga perlu meningkatkan kemampuan dalam menyampaikan nilai produknya secara jelas, relevan, dan meyakinkan di mata pasar sebagai salah satu kunci penting untuk agar bisnis terus berkembang,” kata Yulian.

Direktur UMKM IMA Pusat, Ida RM Sigalingging, menyebutkan bahwa terdapat tiga kekuatan utama yang harus dimiliki oleh pelaku UMKM, yakni inovasi produk, strategi komunikasi pemasaran yang tepat, dan kepemimpinan entrepreneur yang kuat. 

Untuk memperkuat pemahaman tersebut, dua UMKM Inspiratif membagikan pengalamannya di dalam program yang diselenggarakan pada Kamis (12/3) tersebut mengenai kiat-kiat dalam menjalankan bisnisnya hingga berhasil meraih predikat juara dalam penyelenggaraan IMA UMKM Award, yaitu Owner Embun818, Anggi Bitho Lokmanto, dan Founder Pilar Indonesia, Indra Wardhani.

Owner Embun818, Anggi Bitho Lokmanto, mulai mengembangkan usaha budidaya hidroponik setelah memutuskan kembali ke kampung halamannya di Karanganyar, Jawa Tengah pada 2018.

Ketertarikannya pada metode pertanian modern tersebut mendorongnya untuk mempelajari hidroponik secara mandiri melalui berbagai sumber.

Melihat potensi yang menjanjikan, ia kemudian memberanikan diri memulai budidaya hidroponik di Palur, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, dengan memanfaatkan lahan sekitar 500 meter persegi. Usaha tersebut dirintis dari nol dengan modal yang sangat terbatas, sekitar Rp500 ribu, bahkan menggunakan styrofoam sebagai media tanam.

Melalui proses trial and error, Anggi perlahan menemukan metode budidaya yang tepat dan mulai memproduksi sayuran hidroponik seperti kangkung dan pakcoy

Meski pada awalnya menghadapi tantangan dalam memasarkan hasil panen, ketekunan dan konsistensi yang dijalankannya perlahan mulai membuahkan hasil dan menjadi fondasi berkembangnya usaha hidroponik yang ia rintis.

Seiring berjalannya waktu, usaha hidroponik yang dirintis Anggi mulai berkembang. Ia kemudian memperkenalkan Embun818 sebagai merek sekaligus platform bisnisnya yang berfungsi menghubungkan petani mitra dengan kebutuhan pasar melalui konsep agregator.

Melalui Embun818, Anggi tidak hanya memproduksi sayuran hidroponik, tetapi juga membangun ekosistem kerja sama dengan petani mitra. Para petani tersebut mendapatkan akses terhadap informasi permintaan pasar, pelatihan budidaya, hingga pendampingan dalam proses produksi. 

Hasil panen kemudian dipasarkan ke berbagai segmen konsumen, mulai dari pasar tradisional, hotel dan restoran, hingga pembeli individu yang membutuhkan sayuran segar dan berkualitas.

Dalam menjalankan bisnisnya, Anggi menempatkan kualitas dan kesegaran produk sebagai nilai utama. Hal tersebut tercermin dari komitmen yang dipegang dalam bisnisnya, yakni menyediakan sayuran yang dipanen dalam kondisi segar dan segera didistribusikan kepada konsumen. (rel)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update