Tanah datar Rakyatterkini.com- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI menyalurkan bantuan dana stimulan bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Tanah Datar. Total anggaran sebesar Rp2,865 miliar diberikan kepada 126 kepala keluarga (KK) untuk perbaikan rumah dengan kategori rusak ringan dan rusak sedang.
Penyerahan bantuan tahap II bagi korban bencana hidrometeorologi Siklon Senyar itu digelar di Indojolito, Batusangkar, Selasa (4/2/2026) sore. Kegiatan tersebut diawali secara virtual oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Pratikno, dari Kabupaten Bireuen, Aceh, dan diikuti 15 kabupaten/kota di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letjen Suharyanto menjelaskan, bantuan stimulan disalurkan sebesar Rp15 juta per KK untuk rumah rusak ringan dan Rp30 juta per KK untuk rumah rusak sedang. Penetapan penerima dilakukan melalui proses verifikasi berjenjang, dimulai dari tingkat bawah hingga pusat. Tim gabungan dari berbagai unsur turun langsung ke lapangan guna memastikan kondisi rumah warga sebelum ditetapkan kategorinya.
Ia menambahkan, setelah verifikasi dilakukan, rumah warga dikelompokkan sesuai tingkat kerusakan berdasarkan petunjuk teknis yang berlaku. Adapun skema bantuan BNPB mencakup Rp60 juta per unit untuk rumah rusak berat, Rp30 juta untuk rusak sedang, dan Rp15 juta untuk rusak ringan. Untuk kategori rusak berat, bantuan juga mencakup fasilitas hunian sementara maupun hunian tetap bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
Khusus di Tanah Datar, terdapat 126 KK penerima manfaat, terdiri dari 61 KK dengan rumah rusak ringan dan 65 KK dengan rumah rusak sedang. Total bantuan yang dikucurkan mencapai Rp2,865 miliar.
Dana bantuan disalurkan melalui transfer perbankan langsung ke rekening masing-masing penerima guna menjamin transparansi dan akuntabilitas, sekaligus mempercepat proses pemulihan kehidupan masyarakat. Suharyanto berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperbaiki rumah yang terdampak.
Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan bahwa percepatan pendataan, penginputan, dan validasi korban terdampak merupakan hasil sinergi pemerintah daerah bersama berbagai pihak terkait.
“Alhamdulillah, hari ini kita dapat merealisasikan penyerahan bantuan rumah rusak ringan dan sedang di Tanah Datar. Ini adalah buah kerja sama dan kolaborasi dalam upaya penanganan pascabencana,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran BNPB yang terus memberikan pendampingan serta memastikan data penerima bantuan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.(Farid)


