Notification

×

Iklan

AS Kekurangan Rudal Saat Serangan Gabungan ke Iran

Rabu, 04 Maret 2026 | 14:13 WIB Last Updated 2026-03-04T07:56:10Z

AS Hadapi Kekurangan Rudal di Tengah Serangan Balasan Iran

Jakarta, Rakyatterkini.com – Amerika Serikat menghadapi kekurangan stok rudal utama, termasuk rudal serang darat Tomahawk dan pencegat SM-3, di tengah serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran. Hal ini terungkap dalam laporan CNN yang mengutip pejabat senior AS.

Menurut pejabat tersebut pada Senin (2/3/2026), Washington memperkirakan akan terjadi “peningkatan signifikan” dalam serangan dalam 24 jam ke depan, sementara cadangan rudal dan pencegat terus menipis. 

Serangan awal disebut berhasil melemahkan pertahanan Iran, dan fase berikutnya diperkirakan akan menargetkan fasilitas produksi rudal, pesawat tanpa awak, serta kemampuan angkatan laut negara tersebut.

Selain itu, Pentagon juga dilaporkan mengalami kekurangan rudal Patriot, karena sebagian besar persediaan telah digunakan oleh pertahanan udara Ukraina selama empat tahun konflik dengan Rusia.

Sejak Sabtu, kampanye gabungan AS-Israel disebut memberikan hasil signifikan. Komando Pusat AS melaporkan bahwa semua 11 kapal Iran di Teluk Oman telah dihancurkan. 

Presiden AS Donald Trump mengklaim 49 pemimpin Iran tewas, termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei, sementara pesawat pembom siluman B-2 menyerang fasilitas rudal balistik Iran yang diperkuat pada Minggu malam.

Namun, operasi ini tidak tanpa korban. Setidaknya enam personel militer AS tewas dan 18 lainnya mengalami luka serius sejak serangan dimulai.

Di sisi lain, Iran merespons dengan serangan menggunakan pesawat tak berawak dan rudal, menyasar negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS. (da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update