Notification

×

Iklan

Arus Balik Lebaran 2026 ke Jabotabek Meningkat Signifikan

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:53 WIB Last Updated 2026-03-28T04:53:00Z

Arus balik di Tol Cikampek. 

Jakarta, Rakyatterkini.com Arus balik Lebaran 2026 mulai mengalami peningkatan signifikan. Hingga puncak arus balik pada 24 Maret 2026, tercatat sebanyak 1.958.838 kendaraan telah kembali memasuki wilayah Jabotabek.

Data ini merupakan total akumulasi dari empat gerbang tol utama, yaitu Cikampek Utama dari arah Trans Jawa, Kalihurip Utama dari arah Bandung, Cikupa dari arah Merak, serta Ciawi dari arah Puncak.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat, jumlah kendaraan tersebut sudah mencapai 57,7 persen dari perkiraan total 3,39 juta kendaraan yang diprediksi akan kembali ke Jabotabek hingga akhir arus balik pada 31 Maret 2026.

Distribusi arus kendaraan masih didominasi dari arah timur, yakni Trans Jawa dan Bandung, dengan total 850.180 kendaraan atau sekitar 43,4 persen. Sedangkan dari arah barat (Merak) tercatat 617.826 kendaraan (31,5 persen), dan dari arah selatan (Puncak) mencapai 490.832 kendaraan (25,1 persen).

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa lonjakan arus balik terlihat jelas pada 24 Maret 2026. Pada hari tersebut, jumlah kendaraan yang kembali ke Jabotabek mencapai 256.338 unit, meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan kondisi normal yang hanya 128.802 kendaraan.

“Diperkirakan arus lalu lintas akan terus bertambah, terutama pada puncak arus balik berikutnya pada 28 dan 29 Maret 2026,” ujar Rivan, Kamis (26/3).

Menanggapi potensi kepadatan ini, pemerintah mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan jadwal perjalanan. Salah satu cara yang disarankan adalah memanfaatkan diskon tarif tol hingga 30 persen yang berlaku pada 26–27 Maret 2026 di sembilan ruas tol Jasa Marga.

Ruas tol yang mendapat potongan tarif meliputi Tol Jakarta–Cikampek, Jalan Layang MBZ (Mohammed Bin Zayed), Tol Palimanan–Kanci, Tol Batang–Semarang, Tol Semarang Seksi ABC, Tol Belmera (Belawan–Medan–Tanjung Morawa), Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi, Tol Cipularang, serta Tol Padaleunyi.

Selain itu, bagi masyarakat yang memiliki fleksibilitas waktu, disarankan memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 25–27 Maret 2026. Dengan menyesuaikan jadwal perjalanan ke periode tersebut, pemudik diharapkan dapat menghindari kemacetan puncak arus balik.

Langkah ini tidak hanya membuat perjalanan lebih nyaman, tetapi juga membantu menyebarkan arus kendaraan secara lebih merata sehingga risiko kemacetan dapat diminimalkan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update