Jakarta, Rakyatterkini.com – Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM), Andre Rosiade, meresmikan Aula IKM Labuan Bajo yang berlokasi di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu (25/3/2026).
Kehadiran gedung tersebut menjadi momen penting bagi perantau Minang sebagai sarana berkumpul untuk kegiatan sosial, budaya, serta mempererat hubungan kekeluargaan.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Andre Rosiade. Dalam prasasti tersebut tertulis bahwa gedung Ikatan Keluarga Minang Labuan Bajo resmi digunakan dengan memohon rahmat Tuhan Yang Maha Esa, serta mencantumkan tanggal peresmian dan nama Ketua Umum DPP IKM.
Acara ini merupakan bagian dari agenda silaturahmi antara pengurus pusat IKM dengan DPD IKM Labuan Bajo serta masyarakat Minang di perantauan. Pembangunan aula dilakukan secara swadaya melalui gotong royong warga Minang setempat, sebagai upaya menghadirkan fasilitas bersama untuk kegiatan organisasi dan kekeluargaan.
Dalam kesempatan tersebut, Andre juga memberikan bantuan dana sebesar Rp25 juta guna mendukung penyelesaian pembangunan aula. Bantuan ini menjadi bentuk dukungan terhadap semangat kebersamaan masyarakat Minang di rantau.
Ketua DPD IKM Manggarai Barat, Azwar Amir, menyampaikan terima kasih atas kehadiran langsung Ketua Umum DPP IKM. Ia menjelaskan bahwa pembangunan aula merupakan hasil kerja keras masyarakat yang mengumpulkan dana dan tenaga secara bertahap.
Menurutnya, aula ini sangat dibutuhkan karena selama ini warga Minang di Labuan Bajo belum memiliki tempat tetap untuk menggelar berbagai kegiatan. Dengan adanya gedung tersebut, diharapkan seluruh aktivitas bersama dapat dilakukan lebih terpusat.
Dalam sambutannya, Andre juga menyoroti peran besar perantau Minang dalam mendukung perekonomian Sumatera Barat. Ia menyebutkan bahwa meskipun pertumbuhan ekonomi daerah masih berada di kisaran 3 persen—di bawah rata-rata nasional—kontribusi perantau sangat membantu, dengan perkiraan kiriman dana mencapai Rp20 triliun setiap tahun.
Sebagai anggota DPR RI, Andre menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan pembangunan di Sumatera Barat melalui dukungan anggaran dari pemerintah pusat, terutama untuk infrastruktur seperti jalan dan jembatan guna mendorong pertumbuhan ekonomi.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga hubungan antara kampung halaman dan perantauan, karena perantau memiliki peran strategis dalam memajukan daerah sekaligus mempertahankan identitas serta solidaritas masyarakat Minang.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pengurus dan tokoh IKM Labuan Bajo, termasuk Wakil Ketua DPD Imul, Ketua Pembangunan Gedung Aswears Aldy, serta para penasehat seperti Suwan, Amril, Anas, Azwar Anas, dan Rino Aditya.
Dengan berdirinya Aula IKM Labuan Bajo, diharapkan fasilitas ini dapat menjadi pusat aktivitas masyarakat Minang di perantauan sekaligus simbol kuatnya nilai gotong royong dan persatuan warga Minang di rantau.(da*)


