Bukittinggi, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota Bukittinggi mencatat lonjakan aktivitas kendaraan selama libur Lebaran Idulfitri 2026. Setiap harinya, sekitar 70 ribu kendaraan tercatat masuk ke kota tersebut, sementara jumlah kendaraan yang keluar mencapai 65 ribu unit.
Arus kendaraan ini didominasi oleh perantau yang pulang kampung serta wisatawan yang datang berkunjung. Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyebutkan bahwa selisih jumlah kendaraan masuk dan keluar menunjukkan sekitar 5.000 kendaraan memilih untuk menetap sementara atau menginap di kota itu setiap hari.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah telah melakukan berbagai persiapan guna menyambut lonjakan pengunjung, mulai dari optimalisasi destinasi wisata, pengaturan lalu lintas untuk mencegah kemacetan, hingga peningkatan keamanan serta fasilitas umum.
Sebelumnya, Dinas Perhubungan Sumatera Barat telah memperkirakan bahwa Bukittinggi akan menjadi salah satu tujuan utama pergerakan pemudik dan wisatawan pada musim Lebaran tahun ini.
Selain itu, Polresta Bukittinggi memproyeksikan total kendaraan yang masuk ke kota tersebut selama periode mudik dan libur Lebaran bisa mencapai 100 ribu unit. Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Bukittinggi, M. Irsyad Fathurrachman, menyampaikan bahwa berbagai langkah antisipasi telah disiapkan untuk menghadapi potensi kemacetan akibat peningkatan volume kendaraan.
Di antaranya, pihak kepolisian telah menyiapkan rekayasa lalu lintas serta mendirikan tujuh posko mudik yang tersebar di sejumlah titik strategis, termasuk kawasan wisata.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan arus mudik dan arus balik di Bukittinggi dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar, mengingat kota ini menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat saat libur Idulfitri.(da*)


