Notification

×

Iklan

Sumbar Pimpin Digitalisasi Data Atlet di Indonesia

Jumat, 06 Februari 2026 | 16:44 WIB Last Updated 2026-02-06T10:31:46Z

KONI Pusat Jadikan Sumbar Percontohan Program 1 Data Atlet Nasional.

Padang, Rakyatterkini.com — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat resmi menjadikan KONI Sumatera Barat sebagai model percontohan penerapan Program 1 Data Atlet Nasional. 

Penetapan ini ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU), bagian dari upaya percepatan digitalisasi data keolahragaan di Indonesia yang didukung penuh oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.

Program 1 Data Atlet Nasional merupakan inisiatif KONI Sumbar untuk merekam dan mengintegrasikan data atlet secara menyeluruh, meliputi profil pribadi, rekam latihan, prestasi, hingga riwayat kompetisi yang diikuti.

Sebagai bentuk keseriusan, KONI Pusat membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Digitalisasi Nasional, di mana Sumatera Barat dipercayakan menempati posisi Wakil Ketua Pokja. Hingga kini, KONI Sumbar menjadi satu-satunya KONI provinsi di Indonesia yang memiliki Wakil Ketua Umum khusus bidang digitalisasi.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Waketum Digitalisasi KONI Sumbar, Dolla Indra, bersama Kepala Bidang IT dan Pengolahan Data KONI Pusat. Acara ini disaksikan oleh Sekretaris Jenderal KONI Pusat Drs. Tb. Lukman Djajadikusuma, Kepala Bidang IT KONI Pusat Iwan Kurniawan, Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus, Sekretaris Umum KONI Sumbar Anandya Dipo Pratama, Kepala Bidang Kerja Sama Antar Lembaga KONI Sumbar Ami, serta staf Ketua Umum KONI Sumbar, Riko.

Dolla Indra, yang juga anggota Pokja Percepatan Digitalisasi Nasional, menyatakan bahwa penunjukan Sumbar sebagai role model mengakui kesiapan sistem dan komitmen daerah dalam membangun tata kelola olahraga berbasis data.

“Program 1 Data Atlet Nasional bukan sekadar database, tetapi membangun ekosistem pembinaan atlet yang terukur, transparan, dan berkelanjutan. Data latihan, prestasi, hingga riwayat kompetisi akan menjadi dasar pengambilan kebijakan olahraga di masa depan,” ujar Dolla Indra.

Melalui MoU ini, diharapkan penerapan digitalisasi olahraga dapat segera direplikasi ke provinsi lain, dengan Sumatera Barat sebagai percontohan nasional. Langkah ini dianggap strategis dalam mendukung pembinaan atlet jangka panjang sekaligus meningkatkan daya saing olahraga Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update