Notification

×

Iklan

Kemenhaj Tunggu Arahan Presiden soal Hotel Makkah

Jumat, 06 Februari 2026 | 17:15 WIB Last Updated 2026-02-06T10:15:00Z

Ilustrasi

Jakarta, Rakyatterkini.com – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) masih menunggu keputusan Presiden Prabowo Subianto terkait operasional hotel di kawasan Thakher City, Makkah, Arab Saudi, yang baru saja diakuisisi oleh Danantara Indonesia.

“Untuk tahun ini, kami belum menerima arahan langsung dari Presiden mengenai apakah hotel tersebut akan digunakan atau tidak,” ujar Direktur Jenderal Pengendalian Haji dan Umrah Kemenhaj, Harun Al Rasyid, saat memberikan pembekalan kepada 90 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Embarkasi Haji Padang, Kamis.

Harun menjelaskan, saat ini proses administrasi akuisisi hotel oleh Danantara masih berlangsung. Ia memperkirakan peralihan kepemilikan secara resmi atau de jure dan secara operasional atau de facto baru akan rampung pada Maret 2026.

Meski begitu, Kemenhaj menyatakan siap mengoperasikan hotel tersebut bila Presiden memberikan instruksi untuk mendukung layanan jamaah haji Indonesia.

“Kami siap kapan saja apabila Presiden memerintahkan penggunaan hotel ini,” tambahnya.

Sebagai catatan, Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) telah resmi mengakuisisi aset perhotelan dan properti di Thakher City, Makkah. Langkah ini menjadi pintu masuk perusahaan ke sektor hospitality di Arab Saudi dan merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi jamaah haji dan umrah Indonesia di masa mendatang.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update