Notification

×

Iklan

Pemkab Solok Perkuat Sinergi OPD lewat Rakor

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:36 WIB Last Updated 2026-02-03T19:34:20Z

Pemkab Solok menggelar rakor bersama 

Arosuka, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kabupaten Solok menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang kolaboratif dan berfokus pada pelayanan publik melalui Rapat Koordinasi (Rakor) bersama seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kegiatan ini berlangsung di ruang kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Senin (2/2/2026).

Rakor dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, S.Sos., M.Si., yang didampingi Staf Ahli, para Asisten, serta seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok. 

Pertemuan ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan program dan kegiatan yang sudah berjalan, sekaligus menyusun strategi menghadapi agenda dan tantangan pembangunan ke depan. Evaluasi ini penting untuk memastikan setiap program berjalan efektif, tepat sasaran, dan sesuai peraturan.

Dalam arahannya, Sekda Medison menekankan bahwa pembangunan daerah tidak bisa dijalankan secara parsial, melainkan harus mengedepankan kesatuan langkah, keselarasan visi, dan semangat kebersamaan.

“Pemerintahan yang kuat tidak hanya dibangun melalui regulasi, tetapi melalui kolaborasi. Setiap kebijakan harus lahir dari dialog, setiap program tumbuh dari sinergi, dan setiap pelayanan berfokus pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Medison menegaskan pentingnya koordinasi, sinergi, dan komitmen antar OPD. Menurutnya, keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada kekompakan dan keseriusan seluruh perangkat daerah dalam menjalankan tugas.

“Seluruh OPD harus memahami prioritas pembangunan daerah. Koordinasi dan komunikasi yang baik menjadi kunci agar program memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Rakor ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan program kerja, menilai capaian kinerja, dan merumuskan langkah konkret menghadapi tantangan pembangunan. Fokus pembahasan mencakup peningkatan kualitas pelayanan publik, percepatan pembangunan daerah, serta optimalisasi pemanfaatan anggaran.

Sekda juga menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada hasil. Aparatur pemerintah, kata Medison, adalah representasi negara di mata masyarakat.

“Kita ingin menghadirkan pemerintahan yang hadir, mendengar, dan bekerja. Pemerintahan yang tidak hanya mengatur, tetapi juga melayani; tidak hanya merencanakan, tetapi juga menuntaskan,” tegasnya.

Selain evaluasi program, rapat membahas pelaksanaan program MBG, di mana terdapat 29 yayasan yang belum berjalan. Sekda meminta OPD terkait untuk melakukan pengecekan langsung ke lapangan agar kendala dapat diidentifikasi dan solusinya segera diterapkan.

“Program prioritas daerah dan MBG bukan sekadar agenda, tetapi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. Hal ini membutuhkan kerja sama yang solid dan tanggung jawab bersama,” tegas Medison.

Melalui Rakor ini, Pemerintah Kabupaten Solok berharap terbangun kesamaan persepsi dan semangat kebersamaan dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update