Notification

×

Iklan

Luar Biasa! BUMDes Berkah Makmur Sukaraja Kuansing Bukukan Laba Rp1,7 Miliar

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:35 WIB Last Updated 2026-02-05T01:46:10Z

Kades Sukaraja, didampingi Direktur BUMDes Berkah, Makmur menyerahkan hadiah utama umroh gratis kepada warga pada acara gebyar hadiah BUMDes, Rabu (4/2/2026).

Kuansing, Rakyatterkini.com - Pemerintah Desa Sukaraja, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuansing, Riau terus berupaya menunjukkan komitmennya meningkatkan ekonomi masyarakat desa.

Dengan adanya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Berkah Makmur yang memiliki sejumlah unit usaha produktif, perekonomian masyarakat desa Sukaraja terus menggeliat dan berkembang.

Kades Sukaraja, Jajang, terus mendukung kreatifitas serta inovasi pengelola BUMDes dalam memajukan usahanya. Pengelolaan yang profesional diharapkan bedampak positif untuk kemajuan BUMDes.

"Pemerintah Desa Sukaraja sangat mendukung untuk kemajuan BUMDes, salah satunya dengan penyertaan modal. Dan kita mengapresiasi kreatifitas pengurus yang dari tahun ke tahun ada kemajuan," ujar Jajang, Rabu (5/2/2026).

Saat ini, BUMDes Berkah Makmur mengelola berbagai usaha diantaranya, Bank Desa Syariah, Jasa Pengadaan, Internet Desa, Pengelolaan Pasar dan Pengelolaan Pariwisata Embung Desa. Unit-unit tersebut dijalankan berdasarkan potensi yang ada.

Kades Jajang menegaskan, kunci utamanya dalam keberhasilan pengelolaan BUMDes adalah tranparansi. Semua penerimaan atau pendapatan dan pengeluaran dikelola oleh tim pengurus BUMDes secara terbuka.

"Profesionalime dan transparansi ini penting diterapkan, agar keberlanjutan usaha bisa mendongkrak ekonomi masyatakat dan memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes),"  katanya.

"Dengan semangat bersama antara Pemerintah Desa, BUMDes dan masyarakat, kami yakin ini bisa menjadi penggerak roda ekonomi desa yang berkesinambungan di masa yang akan datang," sambung Jajang.

Sementara Direktur BUMDes Berkah Makmur Yulizo Anra, dalam laporannya menyampaikan bahwa total pendapatan kotor pada sepanjang tahun 2025 mencapai Rp1,7 Miliar. Dari catatan, unit usaha Bank Desa Syariah menjadi penyumbang utama.

"Setelah dikurangi untuk biaya operasional, CSR, PADes, gebyar hadiah dan cadangan modal sehingga laba bersih yang dibukukan dari hasil usaha sepanjang tahun 2025 kemarin yaitu Rp262 juta," ungkap Yulizo Anra.

Ia mengatakan, keberhasilan ini tidak terlepas dari dorongan pemerintah desa dan pertisipasi aktif masyarakat. Keterlibatan warga desa dalam mendukung dan terciptanya rasa memiliki menjadi kunci utama keberhasilan.

"Alhamdulillah partisipasi masyarakat cukup bagus. Lebih dari seribuan warga desa Sukaraja menjadi pemanfaat BUMDes ini. Begitupun dukungan dari pemerintah desa menjadi penyemangat kami untuk terus berinovasi mengembangkan BUMDes," pungkasnya. (hend)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update