Notification

×

Iklan

KONI Sumbar Pastikan 48 Cabor Lolos Verifikasi Porprov XVI

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:19 WIB Last Updated 2026-02-22T01:19:00Z

Pertandingan gulat di PON Papua.

Padang, Rakyatterkini.com – KONI Sumatera Barat (Sumbar) terus mematangkan persiapan menghadapi Porprov XVI yang dijadwalkan berlangsung pada 2–14 Oktober 2026. 

Hingga saat ini, sebanyak 48 cabang olahraga (cabor) telah lolos verifikasi administrasi dan terdaftar secara resmi melalui KONI kabupaten/kota.

Wakil Ketua Umum II KONI Sumbar sekaligus Ketua Pelaksana Porprov XVI, Dr. Septri, menjelaskan bahwa data final cabang olahraga ini akan dibahas dalam rapat koordinasi teknis (rakornis) bersama KONI kabupaten/kota serta pengurus provinsi peserta Porprov.

“Sebanyak 48 cabang olahraga telah diverifikasi dan aktif secara legal. Hasil ini akan dibahas dalam rakornis yang rencananya digelar pada Sabtu, 7 Maret 2026. Lokasi pelaksanaan akan kami sampaikan kemudian,” ujar Septri, di Padang, Sabtu (21/2/2026).

Menurut Septri, rakor tersebut akan membahas penentuan tuan rumah untuk masing-masing cabang olahraga, penjadwalan teknis, serta peluncuran Porprov XVI beserta aplikasi resmi yang akan mendukung sistem pertandingan dan administrasi.

Adapun 48 cabang olahraga yang lolos verifikasi meliputi sepak takraw, taekwondo, atletik, panahan, biliar, akuatik, catur, bola voli, tinju, pencak silat, tenis meja, angkat besi, karate, menembak, bulutangkis, kempo, sepak bola, futsal, angkat berat, dayung, panjat tebing, tarung derajat, tenis lapangan, bola basket, dan bridge.

Selain itu, akan dipertandingkan pula bola tangan, wushu, gulat, gimnastik, soft tenis, sepatu roda, hapkido, binaraga, arung jeram, aero sport, balap motor, pickleball, petanque, e-sport, judo, muaythai, mixed martial arts, kick boxing, dance sport, balap sepeda, cricket, sambo, gateball, dan woodball.

Beberapa cabor besar seperti sepak takraw, taekwondo, atletik, dan panahan memiliki 17 pengurus cabang (pengcab) aktif. Sementara bola voli, tinju, pencak silat, bulutangkis, dan karate masing-masing didukung 16 pengcab aktif. Sedangkan cabang seperti dance sport, balap sepeda, cricket, sambo, gateball, dan woodball memiliki minimal 10 pengcab aktif, sesuai persyaratan untuk mempertandingkan nomor lengkap.

Porprov XVI akan digelar dengan konsep tuan rumah bersama, dengan pusat kegiatan di Kompleks Universitas Negeri Padang (UNP) serta beberapa daerah lain yang dinilai layak menjadi tuan rumah cabang olahraga tertentu.

Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, menegaskan bahwa Porprov bukan sekadar ajang kompetisi rutin, tetapi juga bagian dari strategi pembinaan jangka panjang olahraga Sumbar.

“Porprov ini menjadi wadah seleksi dan pembinaan atlet muda potensial, yang nantinya diproyeksikan tampil di Porwil, Kejuaraan Nasional, Babak Kualifikasi PON, hingga PON XXII NTB–NTT 2028,” ujar Hamdanus.

Nomor pertandingan yang diperlombakan mengacu pada cabor yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional XXI dan XXII, dengan ketentuan minimal enam peserta untuk memperebutkan medali emas, perak, dan perunggu.

Peserta Porprov XVI berasal dari seluruh kontingen kabupaten/kota se-Sumatera Barat dan didaftarkan melalui KONI masing-masing daerah. Atlet wajib berstatus Warga Negara Indonesia, berdomisili di Sumbar, serta memiliki KTP elektronik Sumbar paling lambat Juni 2025, atau dibuktikan dengan KK/KIA bagi atlet yang belum cukup umur.

Dengan waktu persiapan sekitar delapan bulan menuju Oktober 2026, KONI Sumbar menargetkan seluruh aspek teknis dan nonteknis terselesaikan secara matang melalui koordinasi intensif lintas daerah dan cabang olahraga.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update