Lubukbasung, Rakyatterkini.com – Ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Andre Andika Pratama, melaporkan dugaan fitnah dan pencemaran nama baik ke Polres Agam terkait tudingan penggelapan bantuan yang viral di media sosial.
Laporan resmi itu disampaikan pada Minggu malam (1/2/2026) dan tercatat dengan Nomor: LP/B/24/II/2026/SPKT/Polres Agam/Polda Sumbar.
Dalam laporannya, Andre menindak lima pihak, termasuk akun Sumbarkita.com yang pertama kali mengunggah video, dua orang yang menyebut namanya secara terbuka dalam video, pembuat video yang menyebarkan rekaman tersebut, serta satu individu lain yang diduga aktif mempengaruhi opini publik melalui kolom komentar.
Andre menyatakan tudingan tersebut telah merusak nama baiknya dan berpotensi menghancurkan reputasinya.
“Saya sangat terkejut dan tidak terima dengan tudingan itu. Dana Rp5 juta yang saya terima dari Bapak Andre Rosiade bukan untuk dibagikan dalam bentuk uang tunai, melainkan untuk membeli toren air bagi tiga penerima, masing-masing senilai Rp1,5 juta,” jelasnya.
Peristiwa ini bermula saat kunjungan anggota DPR RI Andre Rosiade ke Kecamatan Matur pada 14 Desember 2025 untuk menyalurkan berbagai bantuan sosial, termasuk dana Rp5 juta untuk toren air, ribuan paket sembako, bantuan biaya operasi jantung seorang anak hingga Rp40 juta, lima unit genset, serta bantuan tunai lain bagi masyarakat.
Video yang beredar menampilkan proses penyaluran toren air tersebut. Dalam rekaman itu, disebutkan bahwa dana Rp5 juta dititipkan kepada Ketua PAC Gerindra Matur untuk membeli toren air, bukan diberikan dalam bentuk tunai. Namun, penerima menolak toren air dan meminta bantuan diserahkan dalam bentuk uang, sehingga terjadi perdebatan saat penyerahan.
Karena bantuan tidak diterima, toren air akhirnya dititipkan di Polsek Matur dan hingga kini masih berada di lokasi tersebut.
Andre Andika Pratama menekankan, dengan menempuh jalur hukum, kasus ini dapat diproses secara objektif dan transparan, sekaligus membersihkan namanya dari tudingan yang tidak sesuai fakta.(da*)


