Padang, Rakyatterkini.com – Jelang Angkutan Lebaran 2026, KAI Divre II Sumbar Gelar Inspeksi Keselamatan Perkeretaapian
Dalam rangka memastikan keamanan dan keselamatan operasional perkeretaapian selama Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) menggelar Inspeksi Keselamatan Perkeretaapian di wilayah operasional Divre II Sumbar.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bukti komitmen KAI untuk menghadirkan layanan transportasi yang menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama. Langkah ini juga dimaksudkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Sumatera Barat yang akan menggunakan kereta api selama periode mudik Lebaran.
Pelaksanaan inspeksi merujuk pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 48 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang dengan Kereta Api. Tim DJKA bersama tim internal KAI melakukan pemantauan secara intensif di lintas operasional dan stasiun untuk memastikan seluruh aspek keselamatan, kesehatan, dan fasilitas pelayanan penumpang dalam kondisi optimal.
Pemeriksaan mencakup fasilitas stasiun, sarana di dalam kereta api, serta sejumlah titik prasarana. Di stasiun, pengecekan meliputi Alat Pemadam Api Ringan (APAR), jalur evakuasi, fasilitas kesehatan seperti kotak P3K, kursi roda, pos kesehatan, sistem CCTV, ruang tunggu, toilet, musala, hingga informasi jadwal perjalanan dan ketersediaan tempat duduk.
Sementara itu, fasilitas di dalam kereta diperiksa terkait fungsi rem darurat, pemecah kaca, kebersihan toilet, suhu pendingin udara, fasilitas bagi penyandang disabilitas, lampu penerangan, serta informasi kontak kondektur dan petugas keamanan. Aspek prasarana mencakup validitas sertifikasi dan kompetensi petugas, kondisi rel, wesel, bantalan, sistem drainase, jembatan, dan fasilitas peron.
Inspeksi yang berlangsung selama dua hari, Rabu hingga Kamis (11–12/2), ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan operasional menghadapi potensi lonjakan penumpang. Pada pembukaan kegiatan, tim DJKA memaparkan teknis inspeksi yang meliputi prasarana, sarana, sumber daya manusia, serta prosedur operasional, dilanjutkan dengan diskusi agar seluruh rangkaian berjalan tertib dan efektif.
Reza menekankan bahwa keselamatan adalah fondasi utama operasional perkeretaapian. Melalui inspeksi ini, KAI Divre II Sumbar memastikan semua aspek, baik SDM, sarana, maupun prasarana, siap dan memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan regulator, sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan kereta api dengan aman dan nyaman.
“Kami terus melakukan evaluasi dan peningkatan berkelanjutan untuk menjaga keandalan layanan,” ujar Reza.
KAI Divre II Sumbar berkomitmen menyediakan moda transportasi yang mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu. Dengan persiapan matang ini, masyarakat diharapkan dapat menjalankan tradisi mudik Lebaran 2026 dengan tenang dan aman, sejalan dengan semangat “Semakin Melayani”.
“Melalui kegiatan ini, seluruh aspek keselamatan operasional di Divre II Sumbar dapat terverifikasi dan terus ditingkatkan secara optimal, sehingga Angkutan Lebaran 2026 berjalan aman, selamat, tertib, dan andal,” tutup Reza.(da*)


