Notification

×

Iklan

Jalan dan Jembatan Jadi Prioritas Pembangunan di Kecamatan Sangir

Kamis, 05 Februari 2026 | 22:33 WIB Last Updated 2026-02-05T15:33:00Z

Penandatangan

Padang, Rakyatterkini.com – Pembangunan serta peningkatan jalan di beberapa nagari di Kecamatan Sangir Batang Hari menjadi salah satu prioritas yang disepakati dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kecamatan tersebut. Infrastruktur ini dinilai vital karena sangat menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari.

Jalan yang diusulkan untuk dibangun berada di Jorong Sungai Penuh, Nagari Lubuk Ulang Aliang Selatan. Sementara peningkatan jalan direncanakan di Jorong Padang Koro Tuo dan Jorong Padang Usoli, Nagari Sitapus, serta Jorong Koto Tuo, Nagari Ranah Pantai Cermin. Selain itu, rehabilitasi jembatan dan tanggul sungai juga menjadi bagian dari usulan di bidang infrastruktur dan pengembangan wilayah.

Di bidang ekonomi dan sumber daya alam, pra-Musrenbang sebelumnya telah menyepakati pembangunan, rehabilitasi, dan pemeliharaan jaringan irigasi serta tali bandar. Dua jalan usaha tani juga diusulkan, yakni di Jorong Koto Lingkek, Nagari Dusun Tangah, dan Jorong Pulau Karam, Nagari Lubuk Ulang Aliang Tengah.

Pemerintah kecamatan juga mengajukan usulan di bidang sosial dan pendidikan, antara lain pengadaan alat praktik sekolah, bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu dan kelompok rentan, serta dukungan untuk pengembangan rumah tahfidz.

Asisten Pemerintahan dan Kesra, Efi Yandri, mewakili Bupati Solok Selatan, menyampaikan bahwa Musrenbang awal tahun ini bertujuan menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) untuk tahun anggaran 2027. “Sejak 2025, perencanaan daerah mengikuti kebijakan imperatif pusat. Namun, daerah tetap dituntut berinovasi dan mengoptimalkan sumber daya untuk meningkatkan pelayanan publik dan pencapaian tujuan pembangunan,” ujar Efi saat membuka Musrenbang di Kantor Camat, Kamis (5/2/2026).

Efi menambahkan, rasionalisasi anggaran oleh pemerintah pusat sejak 2025 turut memengaruhi ketersediaan dana di tingkat daerah. Oleh karena itu, pemerintah kabupaten perlu memanfaatkan program dan kegiatan pendanaan dari luar APBD, baik dari pemerintah pusat, provinsi, maupun dunia usaha melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP), untuk mendukung pembangunan di Solok Selatan.

Kegiatan Musrenbang ini dihadiri anggota DPRD Solok Selatan, jajaran kepala OPD terkait, Forkopimcam, instansi vertikal, serta masyarakat Kecamatan Sangir Batang Hari.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update