Padang, Rakyatterkini.com – Pelari marathon asal Sumatera Barat, Iqbal Saputra, dijadwalkan ambil bagian dalam ajang lari internasional bergengsi, Tokyo Marathon, yang akan berlangsung pada Minggu, 1 Maret 2026, di Tokyo, Jepang.
Keikutsertaan Iqbal dalam salah satu rangkaian World Marathon Majors tersebut menjadi kesempatan berharga untuk menguji kapasitasnya sekaligus meningkatkan catatan waktu di nomor 42,195 kilometer.
Sebelumnya, saat tampil pada Sydney Marathon, Iqbal mencatatkan waktu 2 jam 28 menit 08 detik. Hasil itu kini menjadi acuan baginya untuk menorehkan performa yang lebih tajam di Tokyo. Ia menegaskan tekadnya untuk melampaui pencapaian sebelumnya dan mencatatkan waktu terbaik pribadi (personal best).
Atlet kelahiran 1999 asal Sawahlunto yang saat ini memperkuat Kota Padang tersebut memahami bahwa persaingan di Tokyo akan berlangsung sengit. Sejumlah pelari papan atas dunia dipastikan ikut ambil bagian.
Dari Indonesia, pelari nasional Agus Prayogo juga akan turun bertanding, bersama dua atlet dari tim ASICS. Meski peluang finis di podium cukup berat, Iqbal memilih memusatkan perhatian pada peningkatan performanya sendiri.
Ia menilai ajang ini sebagai bagian penting dari persiapan jangka panjang menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Baginya, kompetisi kelas dunia menjadi tolok ukur perkembangan kemampuan sekaligus evaluasi program latihan yang dijalani.
Dalam keberangkatannya, Iqbal mendapat dukungan dari Pocari Sweat dan juga berperan sebagai brand ambassador ASICS serta Pocari Sweat. Sokongan tersebut diharapkan dapat menambah semangat dan kepercayaan dirinya saat bersaing di level internasional.
Sementara itu, pelatihnya, Andri, menyebut partisipasi di Tokyo sebagai langkah strategis dalam proses pembinaan atlet. Menurutnya, pengalaman berlaga di kompetisi elite dunia sangat penting untuk membentuk mental tanding, strategi lomba, serta ketahanan menghadapi tekanan.
Ia menambahkan, target yang dipasang cukup realistis, yakni memperbaiki catatan waktu. Jika mampu mendekati atau bahkan menembus di bawah 2 jam 27 menit, hal itu sudah dianggap sebagai kemajuan signifikan. Selain itu, hasil di Tokyo akan menjadi bahan evaluasi menuju PON 2028.
Saat ini, Iqbal merupakan atlet binaan Kota Padang dan KONI Sumbar. Ia diharapkan mampu mengharumkan nama Sumatera Barat, baik di tingkat nasional maupun internasional, melalui penampilannya di Tokyo Marathon.(da*)


