Solok Selatan, Rakyatterkini.com– Berbagai usulan masyarakat yang disampaikan dan disetujui dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh kini mulai direalisasikan.
Usulan tersebut mencakup peningkatan infrastruktur jalan, pembangunan jembatan, serta sarana dan prasarana pendidikan di sejumlah sekolah.
Secara rinci, peningkatan jalan akan dilakukan di Jorong Sungai dan Jorong Pinti Kayu Gadang, sementara pembangunan jembatan direncanakan di Jorong Bancah dan Jorong Sungai Kalu II.
Di sektor ekonomi dan sumber daya alam, masyarakat mendukung pengembangan jaringan irigasi untuk Usaha Tani di Sungai Kapur dan Bancah, serta pengadaan alat mesin pertanian (alsintan) bagi petani di Nagari Pakan Rabaa Timur.
Sementara itu, di bidang pemerintahan dan pembangunan manusia, pembangunan sarana dan prasarana pendidikan diusulkan untuk SDN 16 Sungai Kapur, SDN 20 Sungai Rambutan, dan SDN 12 Sungai Manau.
Bupati Solok Selatan, H. Khairunas, dalam sambutannya menekankan pentingnya penentuan prioritas dalam setiap perencanaan pembangunan yang diajukan melalui Musrenbang.
“Dana transfer ke daerah, termasuk ke nagari, cenderung berkurang setiap tahun. Tantangan pembangunan ke depan semakin besar. Oleh karena itu, perencanaan harus disiapkan secara matang, mengingat kewenangan otonomi daerah terus dialihkan ke pusat,” ujar Khairunas.
Meski begitu, Bupati menegaskan bahwa penurunan dana transfer tersebut diimbangi dengan meningkatnya alokasi pembangunan dari pemerintah pusat melalui berbagai sumber di luar APBD. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah kabupaten untuk terus mendorong pembangunan di Solok Selatan.
“Saya juga mengajak DPRD, tokoh masyarakat, dan tokoh adat untuk bersama-sama membangun daerah dengan semangat kekompakan dan dukungan penuh,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD Solok Selatan yang diwakili Anggota DPRD Indra Sari Putra menegaskan bahwa DPRD terus mengawal perencanaan pembangunan agar anggaran APBD setiap tahun dapat tersebar merata di seluruh wilayah kabupaten.
“Semua kegiatan pembangunan dilakukan sesuai skala prioritas, kemampuan keuangan daerah, dan kewenangan yang ada,” kata Indra. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan forum Musrenbang sebaik mungkin untuk mengajukan usulan pembangunan yang dibutuhkan.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Solok Selatan Yulian Efi, Sekretaris Daerah Syamsurizaldi, anggota DPRD, Forkopimcam, jajaran kepala OPD, serta perwakilan masyarakat.(da*)


