Notification

×

Iklan

BUMDes Seroja Desa Marsawa Raih Juara Terbaik I Tingkat Riau

Sabtu, 07 Februari 2026 | 18:29 WIB Last Updated 2026-02-07T11:29:05Z

BUMDes

Kuansing, Rakyatterkini.com – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Seroja, Desa Marsawa, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, menjadi salah satu contoh sukses pengelolaan ekonomi desa. Berdiri sejak 2018, BUMDes ini terbukti mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).

Pada tahun 2025, BUMDes Seroja mencatat laba bersih mencapai Rp462 juta dengan total omzet menembus Rp1,7 miliar. Capaian tersebut mengantarkan BUMDes Seroja meraih penghargaan Juara Terbaik I kategori pertumbuhan aset luar biasa pada ajang BUMDes Award tingkat Provinsi Riau 2024.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Riau berupa piagam, trofi, serta dana pembinaan sebesar Rp20 juta yang ditransfer langsung ke rekening BUMDes Seroja pada Agustus 2024.

Di bawah kepemimpinan Direktur BUMDes Seroja, Ferianto Purnomo, kinerja usaha terus menunjukkan tren positif. Bahkan, perputaran usaha yang dicapai dinilai setara dengan BUMDes berlevel nasional.

Ferianto menuturkan, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, kekompakan tim, serta pemanfaatan potensi desa secara maksimal untuk mendorong kesejahteraan masyarakat. Ia mengakui, perjalanan membangun BUMDes tidaklah mudah.

Sejak dipercaya memimpin pada 2018, Ferianto melihat potensi besar Desa Marsawa, khususnya di sektor perkebunan kelapa sawit. Dengan penyertaan modal awal dari Pemerintah Desa Marsawa sebesar Rp98 juta, pengelola BUMDes mulai mengembangkan usaha simpan pinjam sebagai langkah awal.

“Modal awal tersebut menjadi fondasi bagi kami untuk mengelola BUMDes secara profesional. Seiring waktu, pemerintah desa kembali memberikan penyertaan modal sehingga kami mampu membuka berbagai unit usaha,” ujar Ferianto, Jumat (6/2/2026).

Sejumlah unit usaha yang kini dikelola BUMDes Seroja antara lain simpan pinjam, perkreditan barang, perdagangan pupuk dan herbisida, toko furnitur, layanan internet desa, hingga pasar desa. Dari tahun ke tahun, unit-unit tersebut terus memberikan kontribusi terhadap peningkatan laba.

Menurut Ferianto, unit usaha perkreditan barang serta perdagangan sarana produksi pertanian menjadi sektor paling menjanjikan. Kedua unit tersebut mampu menyumbang omzet hingga Rp1,1 miliar.

“Dalam menjalankan usaha, kami selalu berupaya melibatkan masyarakat. Saat ini, sekitar seribu warga, termasuk dari desa sekitar, ikut terlibat aktif dalam aktivitas ekonomi BUMDes,” jelasnya.

Keberadaan BUMDes Seroja juga mendapat respons positif dari mitra usaha dan masyarakat. Pelayanan yang dinilai memuaskan serta hasil usaha yang nyata membuat kepercayaan publik terus meningkat.

“Alhamdulillah, sepanjang 2025 BUMDes Seroja mencatat omzet Rp1,7 miliar dengan total aset yang kini telah melampaui Rp20 miliar,” pungkas Ferianto.(hend)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update