Jakarta, Rakyatterkini.com– Banjir bandang melanda Kampung Domas, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Jawa Tengah, menyebabkan empat rumah warga rusak parah.
Peristiwa ini terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Aliran Sungai Domas meluap karena tersumbat material di sekitar jembatan, hingga air meluber ke permukiman warga. Derasnya arus menghantam tembok rumah dan merusak bagian dalam bangunan.
Meski pada Senin (16/2/2026) pagi air sudah surut, sisa lumpur dan sampah masih menutupi sejumlah titik di pemukiman.
Warga bersama petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Salatiga dan relawan langsung melakukan gotong royong untuk membersihkan lumpur dan tanah, agar aktivitas harian bisa kembali normal.
Banjir bandang juga membawa perabot rumah tangga hanyut terbawa arus. Dari empat rumah yang terdampak, dua mengalami kerusakan cukup parah. Salah seorang warga, Syaiful Fanani, menjelaskan penyebab luapan air.
“Hujan deras membuat air di saluran atas meluap karena tersumbat bambu dan seng. Luapan ini menghantam tembok dan masuk ke rumah Pak RT. Empat rumah terdampak, dua di antaranya cukup parah,” ujar Syaiful.
Beruntung, peristiwa ini tidak menelan korban jiwa. Meski demikian, kerugian materiil diperkirakan cukup besar.
Petugas BPBD Kota Salatiga, Sutarto, menyampaikan pihaknya segera menindaklanjuti penanganan pascabanjir.
“Kami mengadakan kerja bakti hari ini untuk menanggulangi dampak luapan air. Selain itu, bantuan juga kami distribusikan kepada warga yang terdampak,” kata Sutarto.
Pemerintah daerah juga menyiapkan bantuan bahan makanan untuk warga yang terkena dampak. Diharapkan, proses pemulihan di Kampung Domas dapat segera selesai dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.(da*)


