Jakarta, Rakyatterkini.com – Militer Amerika Serikat (AS) meningkatkan kesiapan militernya di Timur Tengah dengan menempatkan rudal Patriot ke dalam truk peluncur di Pangkalan Udara Al Udeid, Qatar. Citra satelit terbaru menunjukkan adanya peningkatan aktivitas di pangkalan militer terbesar AS di kawasan tersebut, seiring meningkatnya ketegangan dengan Iran.
Penempatan rudal dalam truk yang dapat dipindahkan dengan cepat, alih-alih menggunakan peluncur semi-statis, memungkinkan militer AS lebih fleksibel dalam merespons potensi serangan.
Citra satelit tertanggal 1 Februari, yang diperoleh Reuters, menunjukkan bahwa AS juga telah menambah empat pesawat pengisi bahan bakar udara KC-135 Stratotanker, sehingga totalnya kini menjadi 18 unit. Selain itu, jumlah pesawat angkut C-17 Hercules meningkat menjadi tujuh unit.
Gambar satelit juga memperlihatkan kehadiran pesawat pengintai RC-135, tiga pesawat C-130 Hercules, serta 10 sistem pertahanan udara MIM-104 Patriot yang ditempatkan di dalam truk di Al Udeid.
Sementara itu, antara 25 Januari hingga 2 Februari, AS mengerahkan satu pesawat C-17, satu C-130, dan empat pesawat perang elektronik EA-18G Growler ke pangkalan Muwaffaq, Yordania. Pada 2 Februari, pangkalan yang sama juga menampung 17 jet tempur F-15E, delapan pesawat A-10 Thunderbolt, empat C-130, dan empat helikopter tak dikenal.
Di pangkalan Pangeran Sultan, Arab Saudi, citra satelit pada 2 Februari menunjukkan kehadiran satu pesawat C-5 Galaxy dan satu C-17.
Selain itu, citra berikutnya mengungkap penambahan tujuh pesawat di pangkalan Diego Garcia, Samudera Hindia, serta peningkatan jumlah pesawat di pangkalan Dukhan, Oman.(da*)


