Dharmasraya, Rakyatterkini.com – Sebanyak 127 pelajar di Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya, dilaporkan mengalami dugaan keracunan makanan.
Gejala yang muncul meliputi mual, pusing, dan gangguan pencernaan, sehingga para siswa memerlukan perawatan medis di puskesmas maupun rumah sakit setempat.
Data terbaru hingga Rabu (4/2/2026) pukul 18.00 WIB menunjukkan bahwa mayoritas korban berasal dari SMAN 1 Sungai Rumbai. Dari total 127 siswa, 118 telah diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan, enam masih dirawat di rumah sakit, dan tiga lainnya masih dalam pemantauan di Puskesmas Sungai Rumbai.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya, Yosta Defina, menyatakan pihaknya belum dapat memastikan penyebab pasti kasus ini.
“Kami belum bisa memastikan apakah ini keracunan atau faktor lain. Saat ini sampel makanan yang diduga terkait sudah diambil dan dikirim ke laboratorium Dinas Kesehatan serta BPOM Padang,” ujarnya.
Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya, Jasman, menambahkan bahwa pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pihak sekolah, fasilitas layanan kesehatan, dan unsur terkait untuk memantau kondisi para siswa. “Kami juga memastikan rumah sakit dan puskesmas memberikan pelayanan kesehatan yang optimal,” kata Jasman.
Sebagai langkah tindak lanjut, Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Surat Keputusan Nomor 297/D.TWS/02/2026 tanggal 4 Februari 2026, memutuskan penghentian sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dharmasraya Sungai Rumbai. Penutupan ini berlaku hingga hasil pemeriksaan laboratorium dan investigasi lanjutan selesai, guna menjamin keamanan dan keselamatan penerima manfaat program MBG.(da*)


