Notification

×

Iklan

Sumbar Tandatangani MoU dengan 7 PTS dan TMII

Jumat, 30 Januari 2026 | 18:44 WIB Last Updated 2026-01-30T11:44:00Z

Foto bersama

Padang, Rakyatterkini.com — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama tujuh Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Sumbar serta pihak Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Kamis (29/1/2026) di Istana Gubernuran.

Kerja sama ini bertujuan mendukung pelaksanaan program strategis daerah, terutama dalam bidang pengembangan sumber daya manusia, penelitian, dan inovasi.

Gubernur Mahyeldi menekankan bahwa kemitraan dengan perguruan tinggi dan TMII menjadi fondasi penting untuk mendorong pembangunan Sumbar berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, serta kearifan lokal.

“Perguruan tinggi memiliki peran krusial dalam riset, inovasi, dan pendampingan masyarakat. Sementara TMII menjadi cerminan keberagaman Indonesia. Kami berharap kerja sama ini memberikan manfaat nyata bagi semua pihak, termasuk masyarakat luas,” ujar Mahyeldi.

Menurutnya, kerja sama ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program strategis, seperti pengembangan Nagari Creative Hub, penguatan ekonomi kreatif, promosi pariwisata, serta peningkatan ketahanan daerah terhadap risiko bencana melalui kajian ilmiah dan rekomendasi kebijakan berbasis data.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas Putra Indonesia (UPI) YPTK Padang, Muhammad Ridwan, menyambut baik kolaborasi ini dan menyatakan kesiapan UPI untuk mendukung agenda pembangunan serta digitalisasi Pemprov Sumbar.

“UPI memiliki lebih dari 14 ribu mahasiswa aktif dan pengalaman riset, termasuk di bidang sistem informasi dan kebencanaan. Kami siap menyinergikan potensi ini demi mendukung program pembangunan daerah secara nyata,” jelas Ridwan.

Ia menambahkan, UPI YPTK siap menjadi mitra akademik dan teknis dalam pengembangan sistem informasi, pengelolaan data, serta pemanfaatan teknologi digital guna meningkatkan efektivitas layanan publik dan pengambilan keputusan di Sumbar.

Adapun perguruan tinggi yang ikut menandatangani kerja sama tersebut adalah Universitas Bung Hatta, Universitas Putra Indonesia, Universitas Ekasakti, Universitas Tamansiswa, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Universitas Dharma Andalas, dan Universitas Mercubakti.

Sementara itu, Direktur Operasional TMII, Dede Noviardi, menyampaikan bahwa anjungan menjadi elemen penting yang mencerminkan identitas dan daya tarik TMII sebagai representasi budaya Indonesia.

“Tanpa anjungan, TMII kehilangan nilai utama. Setiap anjungan menggambarkan kekayaan budaya, tradisi, dan karakter setiap provinsi,” ujarnya.

Dede menekankan bahwa anjungan tidak hanya sebagai simbol daerah, tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukasi dan pelestarian budaya, khususnya bagi generasi muda. Kerja sama dengan pemerintah daerah menjadi strategi penting untuk memastikan anjungan tetap berperan sebagai destinasi wisata budaya nasional.

Penandatanganan MoU ini dihadiri oleh pimpinan perguruan tinggi, kepala OPD Pemprov Sumbar, Direktur Utama Bank Nagari, serta jajaran manajemen TMII.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update