Notification

×

Iklan

Sertifikat Lahan Rampung, Pembangunan Pasar Dikebut

Senin, 26 Januari 2026 | 13:48 WIB Last Updated 2026-01-26T06:48:00Z

Andre Rosiade, memastikan pembangunan kembali Pasar Payakumbuh

Payakumbuh, Rakyatterkini.com – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, memastikan pembangunan kembali Pasar Payakumbuh yang terdampak kebakaran besar akan segera direalisasikan oleh Pemerintah Pusat. 

Kepastian tersebut disampaikannya saat meninjau langsung lokasi kebakaran di kawasan Pertokoan Pasar Atas.

Dalam kunjungan tersebut, Andre didampingi Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta serta Bupati Limapuluh Kota Safni. Ia menegaskan bahwa proses pembangunan kini memasuki tahap krusial setelah seluruh persyaratan administrasi dinyatakan lengkap.

Sebagaimana diketahui, Pasar Payakumbuh dilanda kebakaran hebat pada 26 Agustus 2025 yang menghanguskan 512 toko dan kios, serta sekitar 250 lapak pedagang kaki lima. Peristiwa itu melumpuhkan pusat aktivitas ekonomi masyarakat dan menyebabkan kerugian materiel yang ditaksir mencapai Rp34,35 miliar hingga Rp64 miliar.

Andre menjelaskan, keterlambatan pembangunan selama ini bukan karena keterbatasan anggaran, melainkan belum selesainya sertifikat lahan pasar atas nama pemerintah daerah. Kendala tersebut kini telah teratasi.

“Alhamdulillah, sekitar satu minggu lalu sertifikat Pasar Payakumbuh sudah terbit atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh dan langsung kami kirimkan ke Kementerian Pekerjaan Umum. Tanpa sertifikat tersebut, pembangunan dari pusat memang tidak bisa dilakukan,” ujar Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI itu.

Dengan rampungnya sertifikasi, ia memastikan tahapan berikutnya akan segera berjalan. Dalam waktu dekat, Kementerian Pekerjaan Umum melalui Satuan Kerja Prasarana Strategis dijadwalkan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Payakumbuh untuk membahas perencanaan desain pasar.

“Insya Allah satu hingga dua minggu ke depan, Satker Prasarana Strategis akan bertemu langsung dengan Pak Wali Kota dan jajaran. Penyusunan desain diperkirakan memakan waktu sekitar empat sampai lima bulan. Setelah desain rampung di tahun 2026, proses lelang akan segera dilaksanakan,” kata Andre yang juga menjabat Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM).

Ia menargetkan pembangunan fisik Pasar Payakumbuh dapat dimulai pada akhir 2026 atau paling lambat awal 2027, menyesuaikan dengan selesainya desain serta tahapan administrasi lelang.

Terkait pembiayaan, Andre menyebut besaran anggaran akan ditentukan berdasarkan desain akhir. Namun ia menegaskan komitmen penuh Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Anggaran akan menyesuaikan desain. Yang pasti, Pemerintah Presiden Prabowo melalui Kementerian PU berkomitmen membangun Pasar Payakumbuh. Bahkan bukan hanya satu, melainkan dua pasar di Sumatera Barat, yakni Pasar Payakumbuh dan Pasar Batusangkar di Kabupaten Tanah Datar,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menyampaikan bahwa seluruh persyaratan yang diminta Pemerintah Pusat telah dipenuhi. Ia mengapresiasi peran aktif Andre Rosiade yang konsisten mengawal proses dan menjalin komunikasi intensif dengan kementerian terkait.

“Dari sisi pemerintah daerah, tugas kami adalah memastikan semua persyaratan terpenuhi. Alhamdulillah sekarang sudah tuntas. Melalui Pak Andre, komunikasi dengan Kementerian PU dan Kementerian Perdagangan berjalan dengan baik. Kini tinggal menunggu realisasi pembangunan,” ujar Zulmaeta.

Untuk jumlah unit, pasar yang akan dibangun kembali direncanakan menampung sekitar 485 kios, disesuaikan dengan jumlah kios yang terdampak kebakaran.

Di sela peninjauan, Andre kembali menegaskan bahwa rampungnya sertifikat lahan menjadi titik balik penting bagi pemulihan ekonomi Payakumbuh. Ia menilai pasar tersebut merupakan urat nadi kehidupan masyarakat.

“Sejak kebakaran, pasar ini lumpuh total. Banyak pedagang menunggu kepastian. Sekarang sertifikat sudah ada, dasar hukum jelas, dan anggaran bisa diajukan. Kita tancap gas. Ini bentuk kehadiran negara untuk rakyat,” tutup Andre.

Ia pun mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan dan doa agar seluruh proses berjalan lancar hingga Pasar Payakumbuh kembali berdiri sebagai pusat ekonomi yang lebih tertata, aman, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update