Notification

×

Iklan

PT Semen Padang Gelar Seminar Kesehatan Pekerja Tambang di Bulan K3 2026

Jumat, 30 Januari 2026 | 01:36 WIB Last Updated 2026-01-29T18:36:00Z

Seminar kesehatan Bulan K3 Nasional di PT Semen Padang. 

Padang, Rakyatterkini.com – Dalam rangka menyemarakkan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026, PT Semen Padang kembali menegaskan komitmennya dalam melindungi serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia. 

Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui seminar kesehatan bertajuk “Fit to Work, Fit for Life: Kesehatan Optimal untuk Kinerja Pekerja Tambang” yang digelar pada Rabu (28/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Club House PT Semen Padang tersebut diikuti oleh karyawan tetap dan tenaga alih daya yang berada di lingkungan Departemen Tambang dan Pengelolaan Bahan Baku.

Menariknya, perusahaan juga melibatkan para istri pekerja tambang sebagai peserta. Langkah ini menjadi bagian dari pendekatan menyeluruh perusahaan dalam menjaga kesehatan pekerja, tidak hanya di lingkungan kerja, tetapi juga dalam kehidupan keluarga.

Seminar secara resmi dibuka oleh Kepala Teknik Tambang PT Semen Padang, Hendri Priparis. Acara ini turut dihadiri jajaran staf Departemen Tambang dan Pengelolaan Bahan Baku, termasuk Dokter Perusahaan PT Semen Padang, dr. Andy Riva Dana, MKK, FSQua, AIFO-K, yang hadir sebagai narasumber utama.

Dalam sambutannya, Hendri Priparis menyampaikan bahwa peringatan Bulan K3 Nasional secara rutin diisi dengan berbagai program yang berkelanjutan setiap tahunnya. Program tersebut tidak hanya menitikberatkan pada aspek keselamatan kerja, tetapi juga peningkatan derajat kesehatan pekerja serta penguatan budaya K3 di seluruh aktivitas operasional perusahaan.

Ia menegaskan bahwa Bulan K3 Nasional menjadi momentum penting untuk terus mengingatkan seluruh insan perusahaan mengenai pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja. Khusus di Departemen Tambang dan Pengelolaan Bahan Baku, berbagai kegiatan rutin selalu dilaksanakan sebagai bentuk komitmen tersebut.

Menurut Hendri, seminar kesehatan ini merupakan agenda berkelanjutan sekaligus tindak lanjut dari kegiatan serupa yang telah dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya. Kegiatan ini juga disusun berdasarkan hasil medical check up (MCU) para pekerja tambang.

Ia menjelaskan bahwa kondisi kesehatan pekerja sangat berkaitan erat dengan tingkat keselamatan dan produktivitas kerja, terutama di sektor pertambangan yang memiliki risiko tinggi. Kesehatan yang tidak optimal, lanjutnya, berpotensi meningkatkan kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja.

“Oleh karena itu, pencegahan melalui edukasi, pembinaan, serta perubahan pola hidup menjadi hal yang sangat penting,” ujarnya.

Lebih jauh, Hendri menekankan bahwa upaya menjaga kesehatan pekerja bukan semata-mata menjadi tanggung jawab perusahaan. Peran keluarga, khususnya istri, dinilai memiliki kontribusi besar dalam membentuk kebiasaan hidup sehat di rumah.

“Istri memiliki peran strategis dalam menjaga kesehatan suami, mulai dari pengaturan pola makan, kebiasaan berolahraga, hingga gaya hidup sehari-hari,” jelasnya.

Dengan keterlibatan para istri dalam seminar ini, ia berharap kesadaran keluarga terhadap pentingnya pola hidup sehat semakin meningkat, sehingga dapat membantu pekerja tambang terhindar dari berbagai penyakit yang berpotensi mengganggu kinerja dan keselamatan kerja.

Sementara itu, Ketua Bulan K3 Nasional 2026 Departemen Tambang dan Pengelolaan Bahan Baku PT Semen Padang, Hendra Wayan, menyampaikan bahwa seminar kesehatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan promotif dan preventif yang digelar selama Bulan K3 Nasional.

Selain seminar, pihaknya juga melaksanakan berbagai kegiatan lain yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta kompetensi pekerja di bidang keselamatan dan kesehatan kerja.

Dalam sesi pemaparan materi, dr. Andy Riva Dana menyoroti pentingnya kebugaran fisik dan kesehatan mental bagi pekerja tambang. Menurutnya, konsep fit to work tidak hanya berkaitan dengan kemampuan fisik semata, tetapi juga mencakup keseimbangan aspek fisik, mental, dan sosial.

Ia menegaskan bahwa kesehatan yang optimal merupakan modal utama agar pekerja tambang dapat bekerja secara aman dan produktif. Penerapan pola hidup sehat, olahraga teratur, pengelolaan stres yang baik, serta dukungan keluarga menjadi kunci untuk mewujudkan pekerja yang benar-benar fit for life.

Andy juga mengungkapkan data dari International Labour Organization (ILO) yang mencatat sekitar 2,78 juta pekerja meninggal dunia setiap tahun di seluruh dunia. Dari jumlah tersebut, sekitar 2,4 juta kematian atau 86,3 persen disebabkan oleh penyakit akibat kerja, sementara sekitar 380 ribu lainnya terjadi akibat kecelakaan kerja.

“Data ini menunjukkan bahwa persoalan kesehatan masih menjadi tantangan besar di dunia kerja. Dengan kondisi kesehatan yang baik, produktivitas meningkat, semangat kerja terjaga, kualitas hidup membaik, dan keluarga pun menjadi lebih sejahtera,” pungkasnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update