Notification

×

Iklan

PT Semen Padang Dukung Pembangunan Hunian Pascabencana di Kampung Talang

Sabtu, 31 Januari 2026 | 03:14 WIB Last Updated 2026-01-30T20:14:34Z

Pembangunan huntap di Kampung Talang pakai Sepablock.

Padang, Rakyatterkini.com – Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Hunian Tetap (Huntap) yang digagas oleh Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Barat bersama KADIN Indonesia, di Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kamis (29/1/2026).

Sebanyak 10 unit Huntap akan dibangun dengan konsep konstruksi cepat, aman, dan berkualitas menggunakan Semen Padang Bata Interlock (SEPABLOCK), produk inovatif PT Semen Padang yang dirancang untuk mendukung hunian pascabencana.

Acara ini dihadiri oleh Wali Kota Padang Fadly Amran, Ketua KADIN Sumbar Buchari Bachter, Wakil Ketua DPRD Sumbar Nanda Satria, Ketua IJTI Pengda Sumbar Defri Mulyadi, tokoh masyarakat setempat Dasrul, serta para donatur Hunian Sementara dan Layak (Hunsela), antara lain Vita Gamawan Fauzi dan Wiwik Marlis Rahman. Dari jajaran manajemen PT Semen Padang turut hadir Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan Idris, Kepala Unit CSR Hernes, Kepala Unit SHE Ilham Akbar, dan Kepala Unit BIP & Aplikasi Yelmi Arya Putra.

Pri Gustari Akbar menyampaikan apresiasi kepada KADIN Indonesia dan KADIN Sumbar atas kepedulian serta inisiatif mereka dalam membantu masyarakat terdampak bencana. “Kegiatan ini menunjukkan bahwa dunia usaha tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga hadir nyata dalam pemulihan kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Pri menekankan bahwa bencana tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga trauma psikologis bagi para penyintas. “Pembangunan hunian tetap ini bukan sekadar membangun rumah, tetapi juga membangun kembali harapan, rasa aman, dan masa depan masyarakat,” tambahnya.

Sebagai perusahaan semen tertua di Asia Tenggara dan bagian dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), PT Semen Padang berkomitmen mendukung pembangunan berkelanjutan, termasuk dalam penanganan pascabencana. 

Penggunaan SEPABLOCK memungkinkan pembangunan hunian lebih cepat, berkualitas, presisi, dan efisien dari sisi waktu maupun biaya, sekaligus meningkatkan ketahanan bangunan terhadap risiko bencana di masa depan.

Ketua KADIN Sumbar Buchari Bachter menjelaskan bahwa proyek ini merupakan wujud perhatian langsung KADIN terhadap wilayah terdampak bencana, dengan melibatkan berbagai pihak termasuk universitas dan pengusaha lokal untuk menjaga perputaran ekonomi. “Penggunaan teknologi SEPABLOCK menargetkan penyelesaian pembangunan sekitar 30 hari, sekaligus menjadi percontohan pertama di Sumatera,” jelas Buchari.

Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan bahwa penyediaan hunian layak pascabencana menjadi prioritas utama Pemko Padang. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, donatur, dan masyarakat setempat. “Pemulihan pascabencana tidak hanya fisik, tetapi juga sosial dan ekonomi. Kolaborasi seperti ini mempercepat proses pemulihan,” ujarnya.

Fadly menambahkan, Pemko Padang saat ini tengah menyiapkan pembangunan sekitar 500 unit Huntap di tiga lokasi, yaitu Balai Gadang, Simpang Haru, dan Lambung Bukit, yang telah diusulkan kepada pemerintah pusat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update