Jakarta, Rakyatterkini.com – Presiden Prabowo Subianto kembali menyinggung perjalanan politiknya yang penuh liku, terutama terkait kekalahan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres).
Sebelumnya, Prabowo kalah dalam Pilpres 2009 sebagai calon wakil presiden, serta Pilpres 2014 dan 2019. Kemenangan baru diraihnya pada Pilpres 2024, saat berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka.
“Empat kali ikut pemilu, tiga kali kalah,” ujar Prabowo dalam Perayaan Natal Nasional 2025 yang digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2026).
Ia kemudian menyelipkan candaan, menyebut salah satu faktor kekalahannya adalah karena Ketua Dewan Ekonomi Nasional saat itu, Luhut Binsar Pandjaitan, memilih mendukung Jokowi.
“Soalnya waktu itu Pak Luhut tidak mendukung saya,” kata Prabowo sambil bercanda.
Selain itu, Prabowo menyinggung kemungkinan keterlibatannya dalam Pilpres 2029 ketika membahas program Makan Bergizi Gratis (MBG). Beberapa pihak menuding bahwa program tersebut dibuat untuk meningkatkan peluangnya kembali terpilih.
“Kalau ada yang bilang saya bikin MBG supaya 2029 dipilih lagi, itu selalu berpikir negatif. Tapi kalau rakyat memilih saya pada 2029, apa salahnya? Semua tergantung kehendak Tuhan. Kalau Tuhan berkehendak, tidak ada yang bisa menghentikan. Kalau tidak, apapun yang saya lakukan tidak akan terjadi,” tegas Prabowo. (da*)


