Padang Pariaman, Rakyatterkini.com – Ketua KONI Padang Pariaman, Asmadi, mengungkapkan anggaran untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026 masih belum pasti.
KONI Padang Pariaman hingga saat ini belum memperoleh kepastian mengenai besaran dana hibah dari pemerintah daerah untuk tahun ini.
“Pada tahun lalu, kami mengajukan anggaran sebesar Rp1 miliar. Namun, karena adanya efisiensi, anggaran tersebut dipotong menjadi Rp500 juta,” kata Asmadi terkait persiapan daerahnya menghadapi wacana Porprov 2026.
Karena kondisi ini, Asmadi menyatakan pihaknya belum bisa memastikan cabang olahraga (cabor) mana saja yang akan ikut berlaga.
Keputusan tersebut tergantung pada dua hal, yakni hasil monitoring dan evaluasi (monev) serta kepastian besaran anggaran yang akan dialokasikan untuk KONI Padang Pariaman.
“Kami saat ini masih melakukan monev terhadap kesiapan atlet. Selain itu, kami menunggu daftar cabor resmi yang akan dipertandingkan di Porprov nanti,” jelas Asmadi melalui sambungan telepon, Senin (5/1).
Asmadi menambahkan bahwa proses penetapan anggaran masih bergulir di tingkat eksekutif dan legislatif. “Hingga kini, dana belum dipastikan dan besaran anggarannya belum ditetapkan,” ujarnya.
Meski begitu, Padang Pariaman tetap menargetkan prestasi tinggi dengan berharap mengulang kesuksesan Porprov 2018 lalu, yakni menempati posisi Juara Umum 2 se-Sumatera Barat.
Terkait kebutuhan dana, KONI Padang Pariaman telah mengajukan usulan anggaran secara rinci, dengan dana pembinaan atlet tahun 2026 sebesar Rp1,3 miliar, serta dana untuk keikutsertaan di Porprov 2026 diusulkan sebesar Rp4,4 miliar. (da*)


