Notification

×

Iklan

Porprov XVI Jadi Panggung Pembuktian Atlet Gulat Sumbar

Minggu, 25 Januari 2026 | 12:15 WIB Last Updated 2026-01-25T05:15:00Z

Silaturahmi PGSI Sumatera Barat menyambut Bulan Suci Ramadhan

Padang, Rakyatterkini.com— Perkembangan cabang olahraga gulat di Sumatera Barat terus menunjukkan tren menggembirakan dalam beberapa tahun terakhir. 

Selain konsisten menyumbang medali pada ajang nasional seperti PON, Pomnas, dan Popnas, atlet-atlet gulat Ranah Minang juga menjadi andalan Indonesia di level internasional, termasuk pada perhelatan SEA Games.

Capaian tersebut tidak diraih secara instan. Bendahara Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Sumatera Barat, Ediswal, yang dikenal sebagai salah satu legenda gulat daerah, menyebut keberhasilan itu ditopang oleh sistem pembinaan berjenjang serta disiplin latihan yang kuat.

“Pembinaan gulat dilakukan secara berlapis dan berkesinambungan. Setiap hari setidaknya ada sepuluh atlet yang rutin berlatih dengan fokus penuh. Porprov menjadi sarana untuk melihat sejauh mana hasil dari proses panjang tersebut,” kata Ediswal di sela kegiatan silaturahmi menyambut Bulan Suci Ramadhan sekaligus persiapan Porprov XVI di Padang, Sabtu (24/1/2026).

Dalam pertemuan yang dihadiri Ketua Umum KONI Sumbar, jajaran Pengprov PGSI, pelatih, dan atlet itu, Ketua PGSI Sumatera Barat, Andree Harmadi Algamar, menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh insan gulat di daerah tersebut.

Andree menegaskan komitmen PGSI Sumbar untuk mendukung penuh pelaksanaan Porprov XVI yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan tahun ini. 

Menurutnya, ajang olahraga tingkat provinsi tersebut memiliki peran krusial dalam menjaga kesinambungan prestasi atlet.

“Porprov adalah panggung pembuktian bagi atlet atas hasil latihan dan pembinaan selama ini. Kita wajib memastikan ajang ini terlaksana dengan baik agar mereka memiliki ruang untuk berkembang,” tegas Andree.

Hal senada disampaikan Sekretaris PGSI Sumbar, Ilmarizal. Ia memastikan kesiapan organisasi dari sisi teknis, mulai dari pendataan atlet dan pelatih hingga nomor pertandingan yang akan dipertandingkan.

“Kami telah melakukan pemetaan menyeluruh terkait atlet, pelatih, dan nomor lomba. Porprov sangat penting untuk keberlanjutan pembinaan serta regenerasi atlet gulat Sumbar. Ini juga menjadi sarana evaluasi bagi daerah,” jelas Ilmarizal.

Pembahasan mengenai pelaksanaan Porprov XVI Sumbar 2026 menjadi fokus utama pertemuan tersebut, mengingat event olahraga terbesar di Sumatera Barat itu sempat menghadapi berbagai kendala dalam beberapa tahun terakhir.

Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, menekankan pentingnya membangun mental juara di kalangan atlet. Ia menyebut Porprov sebagai momen istimewa yang harus dimanfaatkan secara maksimal.

“Porprov itu ibarat hari raya bagi atlet. Kalau belum emas, kejar emas. Mentalnya harus mental emas. Porprov sudah memiliki SK Gubernur, jadi tidak ada alasan untuk ragu. Sangat disayangkan jika atlet yang sudah berlatih keras dengan biaya sendiri tidak mendapat panggung,” ujar Hamdanus memberi motivasi.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum II KONI Sumbar yang juga Ketua Panitia Porprov, Septri, mengungkapkan bahwa Porprov XVI Sumbar 2026 direncanakan berlangsung pada 24 Juni hingga 5 Juli 2026.

Hingga kini, respons daerah terbilang positif. Sebanyak 16 dari 19 kabupaten/kota telah menyatakan kesiapan berpartisipasi, dengan 45 cabang olahraga masuk dalam daftar sementara.

“Penetapan cabang olahraga dan nomor pertandingan akan diputuskan melalui rapat koordinasi pada 8 Februari 2026. Porprov ini memiliki nilai strategis dengan tujuan utama membangkitkan semangat dan motivasi atlet,” kata Septri.

Kegiatan silaturahmi tersebut diawali dengan ceramah agama sebagai bekal rohani menyambut Ramadhan, sekaligus menjadi momentum memperkuat soliditas insan gulat Sumatera Barat dalam menghadapi tantangan prestasi sepanjang tahun 2026.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update