Notification

×

Iklan

Pemulihan Pascabencana: Polri Sediakan Akses Air Bersih

Minggu, 04 Januari 2026 | 16:14 WIB Last Updated 2026-01-04T09:14:00Z

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko.

Jakarta, Rakyatterkini.com — Divisi Humas Polri terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana di Sumatra, salah satunya melalui pembangunan sumur bor di berbagai wilayah. Hingga saat ini, sebanyak 249 dari 569 titik yang direncanakan di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat telah dibangun.

Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan, dari total tersebut, 236 titik sudah aktif berfungsi, sementara 13 titik masih dalam tahap pembangunan. Program ini menjadi bukti komitmen Polri dalam mendukung pemulihan masyarakat, khususnya dalam penyediaan akses air bersih.

“Pembangunan sumur bor ini merupakan langkah nyata Polri untuk membantu masyarakat terdampak bencana agar tetap memperoleh air bersih. Kegiatan ini dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan,” ujar Trunoyudo, Minggu (4/1/2026).

Di Aceh, dari rencana pembangunan 389 titik, sebanyak 171 titik telah terealisasi, terdiri atas 167 titik aktif dan 4 titik dalam proses pembangunan. Kabupaten Aceh Tamiang mencatat realisasi tertinggi, dengan 132 titik aktif dari target 300 titik. Pembangunan lainnya tersebar di Aceh Utara, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Tengah, Bener Meriah, Kota Langsa, Aceh Timur, Aceh Barat, Pidie, Nagan Raya, dan Singkil.

Sementara itu, di Sumatra Utara, seluruh 30 titik yang direncanakan telah selesai dibangun dan berstatus aktif. Titik-titik ini berada di Kabupaten Langkat, Tapanuli Utara, dan Tapanuli Tengah.

Di Sumatra Barat, dari 150 titik yang direncanakan, 48 titik telah selesai, dengan 39 titik aktif dan 9 titik masih dalam proses pembangunan. Pembangunan tersebar di Kabupaten Agam, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, serta Kota Padang Panjang, Bukittinggi, dan Kota Solok.

Trunoyudo menegaskan Polri terus mendorong percepatan pembangunan sumur bor di titik-titik yang masih berjalan melalui koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

“Harapannya, keberadaan sumur bor ini dapat langsung bermanfaat bagi masyarakat dan mendukung proses pemulihan pascabencana,” tuturnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update