![]() |
| Walikota Sawahlunto, Riyanda Putra. |
Sawahlunto, Rakyatterkini.com — Pemerintah Kota Sawahlunto terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan efektif, tertib, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Hal ini ditegaskan Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, saat melakukan audiensi dengan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Barat, Mohammad Dody Fachrudin, Kamis (29/1/2025).
Pertemuan yang digelar di sela kunjungan kerja Kepala Kanwil DJPb Sumbar ke Sawahlunto, Sijunjung, dan Dharmasraya ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarlembaga, tetapi juga wadah dialog strategis untuk menyamakan persepsi terkait penyaluran dana transfer pemerintah pusat ke daerah.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Riyanda menekankan bahwa dana transfer pusat masih menjadi instrumen vital bagi Sawahlunto untuk menopang pembangunan strategis serta menjamin kelancaran pelayanan dasar masyarakat.
Sinergi dan komunikasi yang solid antara pemerintah daerah dan pusat dianggap kunci agar realisasi anggaran berjalan optimal, tepat waktu, dan bebas hambatan administratif.
“Dana transfer pusat bukan sekadar angka dalam APBD, tetapi menjadi penopang utama program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, koordinasi yang intensif sangat penting agar setiap tahap penyaluran berjalan tertib dan akuntabel,” ujar Riyanda.
Riyanda juga mengharapkan DJPb Sumatera Barat terus memberikan pendampingan teknis, termasuk pembaruan regulasi dan kebijakan terkait penyaluran dana pusat secara berkala.
Langkah ini dianggap penting agar pemerintah daerah dapat mengantisipasi kendala sejak dini, sekaligus menyesuaikan perencanaan dan pelaksanaan anggaran dengan ketentuan terbaru.
Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Sawahlunto menerima piagam penghargaan sebagai daerah tercepat dalam penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik di lingkup KPPN Sijunjung Tahun 2025. Penghargaan ini menjadi indikator kinerja pengelolaan anggaran yang responsif dan tertib secara administratif.
Meski demikian, Riyanda menekankan capaian ini bukan sekadar prestasi seremonial. Menurutnya, penghargaan ini menjadi pengingat sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah.
“Kecepatan penyaluran anggaran harus seiring dengan kualitas pemanfaatannya. Tujuannya adalah agar setiap rupiah yang disalurkan memberikan dampak nyata bagi pembangunan kota dan kesejahteraan masyarakat Sawahlunto,” tegasnya.
Audiensi ini mencerminkan upaya berkelanjutan Pemkot Sawahlunto dalam membangun tata kelola keuangan yang transparan, adaptif terhadap regulasi, dan berpihak pada kepentingan publik pendekatan yang tidak hanya administratif, tetapi juga humanis dalam menjawab kebutuhan pembangunan daerah. (Benny)


