Notification

×

Iklan

Pemko Pariaman Gandeng BBPOM Padang, Cek Keamanan Jajanan Warga dan Hijaukan Kota Pascabanjir

Kamis, 15 Januari 2026 | 15:00 WIB Last Updated 2026-01-19T07:54:15Z

Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi dengan Kepala BBPOM Padang Martin Suhendri, Kamis (15/1/2026).

Pariaman, Rakyatterkini.com Pemerintah Kota Pariaman memperkuat kerja sama dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Padang untuk memastikan keamanan pangan jajanan sekaligus mendukung program penghijauan pascabanjir

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi dengan Kepala BBPOM Padang Martin Suhendri, Kamis (15/1/2026).

Pertemuan itu membahas koordinasi dan kerja sama sejumlah agenda strategis, mulai dari gerakan penanaman pohon pascabanjir hingga pengawasan pangan jajanan anak sekolah, pasar, desa, serta pengawasan takjil menjelang Ramadan.

Gerakan penanaman pohon tersebut merupakan bagian dari program nasional yang dicanangkan Kepala BPOM RI Prof Taruna Ikrar, dengan target penanaman 23 juta pohon di seluruh Indonesia.

Mulyadi menyambut baik tiga agenda kerja sama yang ditawarkan BBPOM Padang, terutama yang berkaitan dengan perlindungan kesehatan masyarakat. 

Menurut dia, pengawasan pangan menjadi kunci untuk mencegah peredaran makanan yang mengandung bahan berbahaya.

“Apa yang dilakukan oleh BBPOM ini luar biasa untuk mengedukasi masyarakat yang berjualan di sekolah, pasar, dan desa, termasuk para pedagang takjil menjelang bulan puasa, agar makanan yang dijual tidak mengandung bahan berbahaya yang bisa merusak kesehatan masyarakat,” kata Mulyadi.

Terkait program penghijauan, Mulyadi menyatakan Pemko Pariaman siap memfasilitasi penanaman pohon di sejumlah titik terdampak banjir yang melanda Kota Pariaman pada Desember 2025. 

Ia menyebutkan, pelaksanaan program akan melibatkan perangkat daerah terkait, seperti Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan.

“Kami akan memfasilitasi penanaman di titik-titik tertentu agar program ini berjalan optimal dan memberikan manfaat jangka panjang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BBPOM Padang Martin Suhendri mengatakan, koordinasi dan kerja sama dengan Pemko Pariaman dilakukan setelah pihaknya melakukan pengamatan langsung di lapangan. 

Ia menekankan pentingnya pengawalan, pengawasan, dan pengujian pangan jajanan untuk melindungi masyarakat dari zat berbahaya.

“Pengawasan ini penting agar masyarakat terhindar dari bahan-bahan berbahaya yang dapat merusak kesehatan. Kami juga mengimbau pedagang untuk tidak menggunakan zat berbahaya, serta konsumen agar lebih cerdas dalam berbelanja,” ujar Martin.

Ia menambahkan, sebelum kegiatan pengawasan dilakukan, BBPOM Padang bersama Dinas Kesehatan serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kota Pariaman akan menerbitkan surat edaran. 

Selain itu, akan dibuat pernyataan kesepakatan dengan pedagang terkait mekanisme pemeriksaan dan sanksi jika ditemukan pelanggaran.

“Semua harus disepakati bersama antara BBPOM, Pemko, dan pedagang agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” kata Martin. (suger)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update