Notification

×

Iklan

Pemerintah Upayakan Biaya Haji Lebih Murah Lewat Kampung Haji

Rabu, 07 Januari 2026 | 18:14 WIB Last Updated 2026-01-07T11:14:00Z

Jamaah calon haji  Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi

Jakarta, Rakyatterkini.com – Pemerintah tengah berupaya menekan biaya ibadah haji agar lebih terjangkau bagi jemaah Indonesia melalui sejumlah strategi, antara lain pembangunan Kampung Haji, penambahan penerbangan, serta pemangkasan masa tinggal di Arab Saudi.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menargetkan biaya haji dapat ditekan seminimal mungkin melalui berbagai skenario.

“Kami menargetkan biaya haji bisa ditekan serendah mungkin. Tujuannya agar jemaah tidak terbebani biaya yang tinggi, dengan berbagai upaya yang sedang kami lakukan,” ujar Prasetyo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1).

Salah satu langkah strategis pemerintah adalah membangun Kampung Haji yang dikelola secara mandiri oleh Indonesia.

“Kami membangun Kampung Haji sendiri, dan saat ini juga sedang bernegosiasi untuk menambah jumlah penerbangan agar waktu tunggu jemaah lebih singkat,” tambah Prasetyo.

Rata-rata masa tinggal jemaah haji Indonesia di Arab Saudi saat ini mencapai sekitar 41 hari. Pemerintah menargetkan durasi ini dapat dipangkas mendekati masa tinggal jemaah Malaysia yang sekitar 31 hari, yang diperkirakan akan berdampak signifikan pada efisiensi biaya haji.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agama Bidang Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menjelaskan bahwa Kampung Haji akan berlokasi di kawasan Thakher, Makkah. Pengelolaan hotel di area tersebut berada di bawah Danantara, sementara Kementerian Agama akan menggunakan fasilitasnya.

Namun, Irfan menegaskan bahwa Kampung Haji belum dapat digunakan pada musim haji 2026 dan kemungkinan baru siap dimanfaatkan pada 2027. Ia juga menambahkan bahwa skema kedatangan jemaah masih tetap melalui Madinah dan Jeddah.

Sementara itu, CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyebut bahwa pembangunan Kampung Haji direncanakan dimulai pada kuartal IV 2026. Untuk musim haji tahun ini, sejumlah aset yang telah dibeli masih dalam tahap survei oleh Kementerian Haji dan Umrah.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update