Notification

×

Iklan

Pemerintah Siapkan Rp667 Miliar untuk Perbaikan Jalan Malalak

Kamis, 29 Januari 2026 | 00:36 WIB Last Updated 2026-01-28T17:36:00Z

Menteri Pekerjaan Umum RI, Dody Hanggodo, melakukan peninjauan

Agam, Rakyatterkini.com – Menteri Pekerjaan Umum RI, Dody Hanggodo, melakukan peninjauan langsung terhadap ruas jalan Malalak–Bukittinggi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Rabu (28/1/2026).

Jalan tersebut sebelumnya terdampak bencana hidrometeorologi dan mengalami kerusakan cukup parah. Dalam kunjungannya, Dody memastikan pihaknya tengah menyiapkan pembangunan jembatan permanen, sambil menyelesaikan pemasangan jembatan sementara untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat dan arus logistik.

“Selain jembatan sementara berupa armco dan bailey, kami juga tengah mempersiapkan desain pembangunan jembatan permanen,” ujar Dody saat berada di lokasi peninjauan.

Menurutnya, penyusunan desain jembatan permanen menjadi langkah krusial karena jalur Malalak memiliki kontur yang curam dan terjal, serta melintasi kawasan hutan lindung dan konservasi. Kondisi ini menuntut penyesuaian desain serta perizinan lintas kementerian.

Selain itu, Kementerian PU juga tengah mengkaji pembangunan sabo dam untuk menahan aliran air dari pegunungan yang bermuara ke Kilometer 74, titik yang sempat terputus akibat banjir bandang pada 26 November 2025. Kajian ini dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk meminimalkan risiko banjir bandang di masa mendatang.

Untuk penanganan ruas jalan Malalak, Kementerian PU menyiapkan anggaran sebesar Rp667 miliar, yang akan dialokasikan pada tahun anggaran 2026–2027, khusus untuk pemulihan dan perbaikan infrastruktur.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, yang mendampingi Menteri dalam peninjauan tersebut, menyambut baik komitmen Pemerintah Pusat dalam pemulihan infrastruktur strategis di wilayahnya. Ia berharap semua rencana tersebut dapat segera direalisasikan agar konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat kembali normal.

“Jalan Malalak ini sangat vital bagi konektivitas wilayah dan aktivitas ekonomi masyarakat. Kami berharap penanganannya tidak hanya cepat, tetapi juga aman dan memperhatikan mitigasi bencana ke depan,” ujar Mahyeldi.

Peninjauan ini turut dihadiri Anggota DPR RI Andre Rosiade, Bupati Agam Benny Warlis, Kepala BPJN Sumbar Elsa Putra Friandi, Kepala BWS Sumatera V Naryo Widodo, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Sumbar Nolly Eka Mardianto, serta jajaran terkait lainnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update