Notification

×

Iklan

Pemerintah Siapkan 5.750 Beasiswa LPDP Tahun 2026

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:44 WIB Last Updated 2026-01-15T13:54:20Z

Ilustrtasi

Jakarta, Rakyatterkini.com — Pemerintah terus mempertegas komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia nasional melalui perluasan akses pendidikan tinggi. Salah satu upaya strategis yang dilakukan adalah memperluas jangkauan program beasiswa bagi generasi muda.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyampaikan bahwa dukungan negara terhadap pendidikan menjadi kunci agar anak bangsa mampu bersaing di tingkat global. Hal itu disampaikannya dalam forum dialog antara Presiden RI dan kalangan akademisi di Istana Negara.

Untuk tahun anggaran 2026, pemerintah telah menyiapkan sebanyak 5.750 kuota beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Program ini ditujukan untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi pelajar dan mahasiswa berprestasi agar dapat melanjutkan studi tanpa terkendala biaya.

Brian mengungkapkan, Indonesia setiap tahun melahirkan sekitar 1,7 juta lulusan dari berbagai disiplin ilmu strategis, mulai dari sains dan teknologi hingga ilmu sosial. Menurutnya, potensi besar tersebut harus dikelola secara serius dan terarah agar menjadi kekuatan utama dalam meningkatkan daya saing bangsa.

“Negara harus hadir dan mendukung setiap langkah generasi muda yang ingin berkembang. Melalui LPDP, kami terus mendorong lahirnya talenta-talenta unggul. Tahun ini kami menargetkan 5.750 penerima beasiswa baru,” ujar Brian, Kamis (15/1).

Adapun rincian kuota beasiswa tersebut meliputi 1.000 penerima untuk program Garuda jenjang sarjana (S1), 4.000 penerima untuk jenjang magister dan doktor (S2 dan S3), serta 750 kuota khusus bagi program doktor spesialis. Ia menegaskan, fokus beasiswa pada jenjang S2 dan S3 akan disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan nasional.

“Program pascasarjana akan diarahkan sejalan dengan target pertumbuhan industri yang menjadi prioritas Presiden dalam Asta Cita. Kita membutuhkan sumber daya manusia yang keahliannya relevan dengan arah pembangunan,” jelasnya.

Selain LPDP, pemerintah juga terus memperkuat pelaksanaan program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Saat ini, lebih dari 1,1 juta mahasiswa aktif telah mendapatkan pembiayaan penuh, mencakup uang kuliah dan biaya hidup, dengan total anggaran mencapai Rp16 triliun per tahun.

Melalui berbagai program tersebut, pemerintah berharap tidak ada lagi generasi muda Indonesia yang terhambat untuk menempuh pendidikan tinggi, baik di perguruan tinggi negeri maupun swasta, hanya karena keterbatasan ekonomi.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update