Pasaman Barat, Rakyatterkini.com– Bupati Pasaman Barat Yulianto didampingi Wakil Bupati M. Ihpan, Sekretaris Daerah Doddy San Ismail, serta Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Zulfi Agus melakukan kunjungan kerja dan koordinasi dengan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, Selasa (20/1), di Kantor Gubernur Sumatera Barat, Padang.
Pertemuan ini difokuskan pada kelanjutan pembangunan dan pemulihan infrastruktur di Pasaman Barat yang terdampak serius oleh bencana hidrometeorologi beberapa waktu lalu. Jalan, jembatan, dan fasilitas publik menjadi perhatian utama dalam pembahasan tersebut.
Bupati Yulianto mengusulkan pembangunan jalan alternatif di wilayah Talamau sebagai langkah strategis. Akses baru ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas masyarakat sekaligus menjadi jalur penting pascabencana.
Selain itu, Pemkab Pasaman Barat mendorong percepatan penyelesaian status serta pemanfaatan tanah bekas Asian Development Project (ADP) di kawasan Air Runding. Kepastian hukum dan administrasi lahan ini diharapkan memperlancar perencanaan pembangunan yang berkelanjutan.
Pembahasan lain meliputi rencana penetapan dan pengelolaan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang diproyeksikan menjadi sumber peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pemerintah daerah berharap dukungan penuh dari Pemprov Sumatera Barat agar pengelolaan WPR sesuai regulasi dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.(da*)


