Notification

×

Iklan

Muharlion Serap Aspirasi Warga Dadok Tunggul Hitam

Selasa, 06 Januari 2026 | 12:33 WIB Last Updated 2026-01-06T05:33:00Z

Ketua DPRD Padang, Muharlion serap aspirasi warga Dadok Tunggul Hitam.

Padang, Rakyatterkini.com – Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menegaskan keseriusannya dalam menuntaskan berbagai persoalan infrastruktur di daerah pemilihannya. 

Komitmen tersebut disampaikannya saat melaksanakan reses Masa Sidang I Tahun 2026 di Masjid Al Manar, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Senin (5/1/2026).

Kegiatan serap aspirasi itu dihadiri sejumlah unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat, di antaranya Sekretaris Camat Koto Tangah, Lurah Dadok Tunggul Hitam, Wakil Ketua LPM, para ketua RW dan RT, serta masyarakat setempat.

Dalam suasana dialog yang berlangsung terbuka, warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai keluhan. Masalah banjir akibat luapan sungai dan buruknya sistem drainase menjadi aspirasi yang paling dominan, selain usulan bantuan bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) serta permintaan peningkatan kualitas jalan lingkungan melalui betonisasi.

Menanggapi aspirasi tersebut, Muharlion menegaskan bahwa seluruh masukan warga tidak akan diabaikan. Ia memastikan setiap usulan telah dicatat dan akan ditindaklanjuti sesuai skala prioritas.

“Semua aspirasi bapak dan ibu adalah amanah yang harus saya perjuangkan. Usulan terkait normalisasi sungai dan perbaikan drainase akan kami klasifikasikan berdasarkan tingkat urgensinya. Untuk yang bisa ditangani cepat, saya akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait di lingkungan Pemko Padang,” ujar Muharlion.

Ia mengakui, penanganan persoalan banjir secara menyeluruh memerlukan perencanaan matang dan dukungan anggaran yang tidak sedikit. Karena itu, ia mendorong masyarakat untuk melengkapi dokumen administrasi dan proposal teknis agar usulan tersebut dapat diperjuangkan secara resmi.

“Program fisik berskala besar harus melalui mekanisme dan regulasi yang jelas. Proposal dari warga menjadi dasar kuat bagi saya untuk memperjuangkannya di Badan Anggaran DPRD, agar masuk dalam pembahasan APBD,” katanya.

Muharlion juga menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar kewajiban formal, melainkan sarana mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat.

“Saya datang bukan hanya sebagai Ketua DPRD, tetapi sebagai bagian dari masyarakat Dadok Tunggul Hitam. Kita ingin mencari solusi bersama, agar wilayah ini terbebas dari banjir dan perekonomian warga dapat berkembang melalui penguatan KWT,” tuturnya.

Kehadiran Muharlion yang turun langsung menyerap aspirasi warga tersebut disambut antusias. Warga Dadok Tunggul Hitam berharap komitmen yang disampaikan dapat segera diwujudkan menjadi langkah nyata dalam menyelesaikan persoalan lingkungan yang selama ini mereka hadapi. (adv)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update