Notification

×

Iklan

Longsor Tutup Jalan Utama Bukittinggi–Lubuk Basung

Selasa, 06 Januari 2026 | 21:32 WIB Last Updated 2026-01-06T14:32:00Z

Bencana longsor kembali menerjang Kabupaten Agam

Agam, Rakyatterkini.com – Bencana tanah longsor kembali melanda Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Peristiwa tersebut mengakibatkan akses utama yang menghubungkan Kota Bukittinggi dengan Lubuk Basung terputus total pada Selasa (6/1/2026).

Longsoran tanah menutup sejumlah titik di ruas jalan, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat belum dapat melintas. Kondisi ini membuat arus lalu lintas lumpuh dan aktivitas warga terganggu.

Guna mempercepat penanganan, satu unit alat berat milik Detasemen Zeni Tempur (Denzipur) 2 Prasada Sakti Payakumbuh dikerahkan ke lokasi bersama personel TNI. Petugas gabungan langsung melakukan pembersihan material longsor yang menimbun badan jalan.

Hasil pantauan di lapangan menunjukkan sedikitnya terdapat empat titik longsor besar. Titik terparah berada di kawasan Panorama Bukit Indah, Kecamatan Ampek Koto, serta di Kampung Si Manciah, Jorong Gantiang, Nagari Sungai Landia.

Di Kampung Si Manciah, longsoran tidak hanya menutup akses jalan, tetapi juga menghantam sebuah rumah warga yang berada di seberang Mushola Al Mubarak. Beruntung, tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Petugas terus bekerja maksimal untuk menyingkirkan tanah dan bebatuan dengan target jalur utama dapat kembali difungsikan pada Selasa siang. Namun, proses pembersihan masih menghadapi kendala di beberapa titik dengan volume longsoran cukup besar.

“Untuk yang di Sungai Landia sudah mulai bersih, tapi di bawah sana, tepatnya di Panorama Bukit Indah, longsorannya masih besar dan sedang ditangani,” kata Afrizon, warga setempat.

Sementara akses utama belum sepenuhnya pulih, petugas mengimbau pengendara dari arah Bukittinggi menuju Maninjau atau Lubuk Basung agar memanfaatkan jalur alternatif guna menghindari kemacetan. 

Pengendara disarankan melintas melalui Simpang Galudua, Kecamatan Ampek Koto, kemudian belok kiri menuju Ngarai Sianok hingga tembus ke wilayah Matur.

Pihak berwenang juga mengingatkan kondisi tebing di sepanjang jalur Ampek Koto hingga Matur masih labil dan berpotensi terjadi longsor susulan, seiring tingginya intensitas hujan di Sumatera Barat.

Masyarakat diminta tetap waspada serta berhati-hati saat melintasi kawasan perbukitan, terutama pada sore hingga malam hari ketika hujan turun. (da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update