Notification

×

Iklan

KONI Sumbar Terapkan Tes Fisik Berbasis Ilmu untuk Atlet Pelatprov

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:15 WIB Last Updated 2026-01-15T13:52:41Z

Koordinator tes fisik atlet di Pelatprov Sumbar 2026, Dr. Ilham. 

Padang, Rakyatterkini.com— Pelaksanaan tes fisik atlet Pelatihan Provinsi (Pelatprov) KONI Sumatera Barat mengedepankan scientific approach sebagai fondasi utama pembinaan atlet berbasis data dan ilmu keolahragaan.

Pendekatan ilmiah tersebut dinilai krusial untuk memastikan program latihan disusun secara objektif, terukur, serta selaras dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing cabang olahraga.

Koordinator Tes Fisik Pelatprov KONI Sumbar,Ilham, menjelaskan bahwa tes fisik tidak semata-mata berfungsi sebagai tahapan seleksi atlet binaan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana pengumpulan data awal kondisi fisik atlet yang akan digunakan sebagai dasar penyusunan program latihan jangka menengah hingga jangka panjang.

“Melalui tes fisik yang terstandar dan terukur, kami memperoleh gambaran objektif mengenai kekuatan, daya tahan, kecepatan, serta power atlet. Data inilah yang menjadi pijakan utama dalam merancang program latihan yang tepat sasaran dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Ilham, yang juga dosen Departemen Kesehatan dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang serta pengurus Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) KONI Sumbar, menuturkan bahwa seluruh rangkaian tes dilaksanakan secara sistematis. Prosesnya mencakup perencanaan instrumen, pelaksanaan di lapangan, hingga analisis awal dan akhir terhadap hasil pengukuran.

Berdasarkan hasil tes, ditemukan adanya perbedaan kondisi fisik atlet antar cabang olahraga. Oleh karena itu, evaluasi pembinaan tidak dapat disamaratakan, melainkan harus disesuaikan dengan tuntutan fisik dan karakteristik masing-masing cabang.

“Pendekatan berbasis data ini memungkinkan pelatih menyesuaikan program latihan secara akurat, bukan berdasarkan asumsi. Dengan demikian, risiko kesalahan latihan dapat diminimalkan dan potensi atlet dapat dimaksimalkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, tes fisik juga berperan sebagai instrumen evaluasi terhadap kinerja pembinaan atlet Sumatera Barat secara menyeluruh. Data yang diperoleh diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pelatih maupun pengurus cabang olahraga untuk mendorong peningkatan prestasi atlet.

Dalam kesempatan tersebut, Ilham menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum KONI Sumatera Barat Hamdanus, Dekan FIK UNP Prof. Nurul Ihsan, serta Ketua Pelaksana Risky Syahputra atas kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai koordinator tes fisik.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh panitia, tim penguji dari dosen FIK UNP, mahasiswa UKO dan Departemen Kesehatan dan Rekreasi, para pelatih, serta atlet yang telah berkontribusi sehingga pelaksanaan tes fisik berlangsung lancar dan tertib.

“Sinergi antara akademisi, pelatih, dan organisasi olahraga menjadi kunci keberhasilan pembinaan atlet Sumatera Barat berbasis sport science,” tuturnya.

Sebagai informasi, KONI Sumatera Barat telah memulai rangkaian Program Pelatprov 2026 sejak awal tahun. Salah satu tahapannya adalah pelaksanaan tes atlet berbasis pendekatan ilmiah terhadap atlet potensial daerah.

Sebanyak 180 atlet dari 31 cabang olahraga mengikuti rangkaian tes yang dimulai pada Senin (12/1/2026). Kegiatan diawali dengan pemeriksaan kesehatan di UPTD Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat (BKOM) dan Pelatihan Kesehatan (Pelkes) Provinsi Sumatera Barat di Padang, dilanjutkan dengan psikotes pada Selasa (13/1), dan ditutup dengan tes fisik di GOR Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang (UNP) pada Rabu (14/1).(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update