Agam, Rakyatterkini.com – Anggota Satuan Brimob Polda Sumatera Barat bergotong royong memperbaiki gorong-gorong serta akses jalan yang rusak akibat banjir di Jorong Koto Tangah, Nagari Koto Alam Seberang Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.
Upaya perbaikan ini dilakukan guna memulihkan kelancaran mobilitas masyarakat yang terdampak bencana. Sekitar 30 personel Brimob dikerahkan untuk memindahkan dan memasang polongan beton pada saluran air yang sebelumnya terputus.
Polongan beton berdiameter sekitar 50 sentimeter dipasang secara manual dengan bantuan bambu yang diikat tali tambang. Sejumlah personel bertugas menahan dari bagian atas, sementara lainnya menurunkan polongan secara perlahan hingga tersusun rapi di dalam parit.
Selain tenaga manusia, alat berat juga digunakan untuk menggali parit serta menimbunnya kembali setelah pemasangan polongan selesai. Permukaan jalan di atasnya kemudian diratakan agar dapat kembali dilalui oleh warga.
Tidak hanya memperbaiki jalan, personel Brimob juga membangun jembatan darurat dari kayu di lokasi jembatan yang rusak diterjang banjir. Jembatan sementara tersebut sudah dapat dimanfaatkan oleh kendaraan roda empat.
Untuk memperkuat konstruksi, anggota Brimob turut mengumpulkan batu sebagai bantalan di kedua sisi jembatan. Koto Alam sendiri menjadi salah satu wilayah di Kabupaten Agam yang mengalami dampak banjir paling parah.
Bencana tersebut mengakibatkan 27 warga meninggal dunia serta menimbulkan kerusakan pada rumah penduduk dan berbagai fasilitas umum, termasuk jalan dan jembatan.
Saat ini, proses penanganan bencana di Kecamatan Palembayan dan sejumlah kecamatan lain di Kabupaten Agam masih terus berlanjut. Status tanggap darurat telah memasuki fase transisi menuju pemulihan.
Sebagian warga terdampak telah menempati hunian sementara maupun hunian tetap, sementara rehabilitasi dan perbaikan fasilitas umum terus dikebut oleh pihak terkait.(da*)


