Notification

×

Iklan

Gubernur Mendoza Kutuk Serangan Granat di Cotabato

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:34 WIB Last Updated 2026-01-01T18:34:00Z

Ilustrasi

Jakarta, Rakyatterkini.com – Malam Tahun Baru di Cotabato, Filipina, berubah tragis akibat serangan bom granat yang menimpa sebuah pesta di tepi jalan pada Rabu dini hari. Insiden ini menyebabkan 22 orang mengalami luka-luka.

Kepolisian Matalam menyampaikan, serangan terjadi di Barangay Dalapitan sekitar pukul 12.00 waktu setempat. Menurut keterangan saksi, dua pelaku yang mengendarai sepeda motor melewati kerumunan dan melemparkan bahan peledak ke arah warga yang tengah merayakan malam pergantian tahun.

Petugas menegaskan bahwa granat tangan kemungkinan menjadi senjata yang digunakan, berdasarkan serpihan tajam (shrapnel) yang ditemukan di lokasi. Tim penyidik kini tengah menelaah rekaman CCTV untuk mengidentifikasi dan melacak pelaku.

Gubernur Cotabato, Emmylou Mendoza, mengecam keras aksi tersebut. Ia menegaskan bahwa kekerasan tidak memiliki tempat di wilayahnya. “Kekerasan tidak punya tempat di provinsi ini,” ujarnya dalam pernyataan resmi.

Mendoza juga meminta kepolisian Matalam segera menangkap para pelaku agar mereka dapat diproses secara hukum. Beruntung, meski puluhan orang terluka, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Pemerintah daerah berkomitmen memberikan bantuan medis dan dukungan penuh kepada seluruh korban. Insiden ini kembali menyoroti tantangan keamanan di wilayah selatan Filipina, yang selama ini menjadi perhatian otoritas terkait aktivitas kelompok bersenjata.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update