Jakarta, Rakyatterkini.com – Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 5,1 mengguncang Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada Minggu (4/1/2025) WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Berdasarkan analisis BMKG, episenter gempa berada di laut, sekitar 48 km arah timur laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara, pada koordinat 4,97° LU dan 127,46° BT, dengan kedalaman 102 km. Hasil update BMKG menetapkan magnitudo gempa sebesar M5,0.
"Dengan mempertimbangkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini termasuk jenis menengah yang disebabkan aktivitas deformasi batuan pada Lempeng Filipina. Analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust fault)," jelas Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, melalui keterangan tertulis.
Peta estimasi guncangan (shakemap) menunjukkan intensitas gempa mencapai skala III–IV MMI di Nanusa, yang dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah. Sedangkan di Gemeh dan Tampan’ Amma, guncangan tercatat II–III MMI, dengan getaran terasa nyata di dalam rumah, seakan ada truk melintas.
Hingga saat ini, BMKG belum menerima laporan kerusakan akibat gempa. "Hingga pukul 04.03 WIB, monitoring kami belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock)," tambah Daryono.(da*)


