Lubukbasung, Rakyatterkini.com – Badan SAR Nasional (Basarnas) membentuk Unit Siaga SAR di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, untuk memastikan penanganan keadaan darurat berlangsung cepat dan tepat, mengingat wilayah ini memiliki kondisi geografis dan iklim yang bervariasi.
Kepala Unit Siaga SAR Agam, Atta Priyono, menjelaskan bahwa unit ini terdiri dari 10 personel yang dilengkapi peralatan lengkap, termasuk perlengkapan medis dan kendaraan operasional. “Sepuluh personel ini siaga 24 jam untuk merespons segala keadaan darurat dengan cepat dan tepat,” ujar Atta di Lubuk Basung, Sabtu.
Kabupaten Agam memiliki karakter wilayah yang beragam, mulai dari kawasan pegunungan hingga daerah rawan banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem. Kondisi ini menuntut kesiapsiagaan tinggi serta kehadiran tim SAR yang cepat di lapangan.
Basarnas Agam berkomitmen memberikan pelayanan terbaik melalui peningkatan profesionalisme sumber daya manusia, kesiapan sarana-prasarana, serta koordinasi efektif dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Selain menjalankan operasi pencarian dan pertolongan, Basarnas juga aktif dalam pencegahan bencana melalui sosialisasi, edukasi, dan peningkatan kapasitas masyarakat.
“Kegiatan edukasi akan kami lakukan di sekolah-sekolah dan di tengah masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan warga,” jelas Atta.
Pada kesempatan yang sama, Basarnas Agam menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Agam atas dukungan dan sinergi selama ini. “Kami berterima kasih kepada Bupati Agam Benni Warlis dan jajaran yang telah memfasilitasi kehadiran lembaga ini,” tambahnya.
Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, Basarnas optimistis upaya penanggulangan keadaan darurat dan keselamatan masyarakat di Kabupaten Agam dapat semakin ditingkatkan, meski menghadapi tantangan iklim dan kondisi alam yang dinamis.(da*)


