Notification

×

Iklan

Ayah dan Anak Tewas Tenggelam di Perairan Talaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 10:15 WIB Last Updated 2026-01-18T03:15:00Z

Petugas dibantu warga mengevakuasi jasad nelayan ayah dan anak usai perahu terbalik 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Tragedi memilukan menimpa keluarga nelayan di perairan Talaga, Kecamatan Talaga Raya, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara.

Seorang ayah, La Dei (48), dan putranya, Zakir (9), ditemukan meninggal dunia setelah perahu kecil mereka terbalik dihantam gelombang tinggi pada Sabtu (17/1/2026) malam.

Peristiwa nahas ini terjadi ketika La Dei membawa Zakir melaut untuk menjaring ikan sekitar pukul 17.30 WITA. Saat itu, kondisi laut sangat tidak bersahabat, dengan ketinggian ombak dilaporkan mencapai tiga meter.

Sekitar satu jam kemudian, warga di tepi pantai melihat cahaya senter mengapung di laut. Saat didekati, cahaya tersebut ternyata berasal dari jenazah La Dei.

"Warga segera mengevakuasi korban ke Puskesmas, namun nyawanya tak tertolong. Pencarian kemudian dilanjutkan untuk menemukan anaknya yang ikut melaut," ungkap Kapolsek Talaga Raya, La Siri.

Evakuasi Zakir berlangsung dramatis. Tim penyelamat dan warga harus berjuang melawan arus deras akibat cuaca buruk sebelum akhirnya menemukan jenazah bocah itu di dasar laut pada kedalaman 15–16 meter. Tangis keluarga dan warga pecah saat tubuh Zakir diangkat ke atas perahu. Warga sempat berusaha menyelamatkan dengan memikul jenazah sambil berlari ke darat, namun sayangnya nyawa Zakir tidak tertolong.

Saat ini, kedua jenazah telah dibawa ke rumah duka di Kelurahan Talaga untuk disemayamkan sebelum dimakamkan.

Pihak kepolisian menegaskan imbauan keselamatan bagi seluruh nelayan di Buton Tengah.

"Kami meminta warga dan nelayan selalu memantau prakiraan cuaca. Jangan memaksakan melaut saat ombak tinggi atau cuaca buruk, demi keselamatan jiwa," tegas La Siri.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update