Jakarta, Rakyatterkini.com – PT Aneka Tambang Tbk (Antam) membantah kabar soal ledakan di area tambangnya yang berlokasi di Bogor, Jawa Barat.
Perusahaan menegaskan informasi yang beredar itu tidak benar dan menyebutnya sebagai hoaks. Antam juga memastikan tidak ada pekerja yang terjebak di dalam tambang.
Corporate Secretary Antam, Wisnu Danandi, menjelaskan video yang viral di media sosial merupakan dokumentasi kegiatan penanganan kondisi teknis di area tambang bawah tanah.
Penanganan ini sudah sesuai prosedur keselamatan dan standar operasional perusahaan, termasuk pengaturan ventilasi dan pengamanan area kerja.
“Video tersebut adalah dokumentasi penanganan kondisi teknis di tambang bawah tanah yang telah diantisipasi dan ditangani sesuai prosedur keselamatan serta standar operasional perusahaan,” ujar Wisnu saat dikonfirmasi, Rabu (14/1/2025).
Ia menambahkan, situasi ini tidak membahayakan keselamatan karyawan, dan seluruh kegiatan operasional Antam tetap berjalan normal serta terkendali. Antam selalu menekankan keselamatan kerja, pengendalian risiko, dan penerapan kaidah pertambangan yang baik (good mining practice).
Perusahaan juga terus berkoordinasi dengan aparat dan pemangku kepentingan untuk memastikan kondisi tetap aman dan kondusif.
Wisnu mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan selalu merujuk pada keterangan resmi dari perusahaan atau pihak berwenang.
“Kami pastikan tidak ada ledakan seperti yang dikabarkan, dan tidak ada karyawan Antam yang terjebak di tambang,” tegas Wisnu.
Sebelumnya, muncul laporan mengenai ledakan di tambang emas Antam di Kabupaten Bogor. Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, mengatakan pihak kepolisian bersama Forkopimda sedang menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.
“Forkopimda masih dalam perjalanan ke Antam untuk memeriksa lokasi,” ujar Wikha saat dikonfirmasi iNews, Rabu (14/1/2026).
Wikha menambahkan, hingga saat ini petugas belum bisa memasuki lokasi kejadian karena kadar CO2 di area tambang masih tinggi. (da*)


