Padang, Rakyatterkini.com – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol Dedi Prasetyo, mengunjungi Kota Padang didampingi Waka Polda Sumatera Barat, Brigjen Pol Solihin, untuk meninjau langsung kondisi wilayah terdampak bencana hidrometeorologi. Bencana ini muncul akibat kombinasi faktor cuaca, seperti curah hujan tinggi, perubahan temperatur, angin, kelembapan, serta dinamika siklus hidrologi.
Kunjungan Wakapolri difokuskan pada tiga lokasi utama, yakni gudang logistik di belakang SPBP Alai, Posko Polsek Pauh, dan Rumah Sakit Bhayangkara Kota Padang. Di setiap titik, ia mengecek proses penanganan bencana serta distribusi bantuan kepada masyarakat yang terdampak.
“Tujuan utama kunjungan ini adalah memastikan ketersediaan logistik, kelancaran penyaluran bantuan, dan percepatan penanganan bencana di Sumatera Barat,” ujar Wakapolri. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antarlembaga agar bantuan dapat tersalurkan dengan cepat dan tepat sasaran.
Sekitar pukul 08.57 WIB, Wakapolri tiba di RS Bhayangkara untuk memantau langsung penanganan korban oleh tim Disaster Victim Identification (DVI). Ia memastikan seluruh personel bekerja maksimal untuk mempercepat proses identifikasi korban.
Menurut Wakapolri, fokus penanganan pascabencana saat ini adalah percepatan identifikasi korban oleh Tim DVI. Memasuki hari ke-10 pascabencana, langkah cepat sangat penting agar keluarga korban segera memperoleh kepastian. Ia mengingatkan bahwa keterlambatan identifikasi dapat memperburuk kondisi jenazah, sehingga pemeriksaan harus dilakukan dengan cepat namun tetap akurat.
Salah satu metode yang digunakan untuk mempercepat identifikasi adalah pencocokan sidik jari. Wakapolri menyebut metode ini memiliki tingkat akurasi hingga 99 persen, sehingga efektif digunakan dalam situasi darurat.
Selain meninjau RS Bhayangkara, Wakapolri juga mengunjungi Posko Antemortem DVI Pusdokkes Polri di Polda Sumatera Barat. Di lokasi tersebut, ia mendapatkan paparan terkait progres pengambilan data antemortem, alur identifikasi, serta tantangan yang dihadapi petugas di lapangan.
Dalam arahannya, Wakapolri memberikan apresiasi atas dedikasi seluruh personel yang terlibat dalam penanganan bencana. Ia meminta agar mereka tetap profesional dan menjalankan tugas sesuai prosedur operasional yang berlaku.
Wakapolri menegaskan komitmen Polri untuk memberikan layanan kemanusiaan terbaik kepada masyarakat. Ia berharap proses identifikasi korban dapat berjalan lancar sehingga keluarga mendapatkan kepastian secepat mungkin.(da*)


