Notification

×

Iklan

Sumbar Prioritaskan Pemulihan 25.000 Hektare Lahan Pertanian Pascabencana

Selasa, 09 Desember 2025 | 19:45 WIB Last Updated 2025-12-09T12:49:29Z

Gubernur Sumbar, Mahyeldi

Padang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menekankan pemulihan 25.000 hektare lahan pertanian yang terdampak bencana hidrometeorologi sebagai langkah krusial untuk menjaga ketahanan pangan di daerah.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi, menjelaskan bahwa pemulihan sektor pertanian menjadi tantangan utama pascabencana. “Dari data awal, sekitar 25.000 hektare lahan terdampak, termasuk sawah, lahan kering, kebun, dan kolam perikanan,” kata Mahyeldi di Padang, Senin.

Menurutnya, kebutuhan mendesak saat ini meliputi alat dan mesin pertanian (alsintan) serta sarana produksi, agar rehabilitasi lahan bisa berlangsung cepat. Targetnya, lahan dapat kembali ditanami sebelum akhir Desember 2025, menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri.

“Dengan beberapa bulan tersisa hingga puasa dan Lebaran, dukungan alsintan sangat vital agar lahan kembali produktif,” ujar Mahyeldi.

Sebagai upaya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak, Pemprov Sumbar telah menerima bantuan kemanusiaan senilai Rp75 miliar dari Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional. Bantuan logistik sebanyak 250 ton juga tiba di Pelabuhan Teluk Bayur menggunakan KRI Banda Aceh, hasil kolaborasi cepat Menteri Pertanian Amran Sulaiman bersama BUMN pangan dan mitra strategis.

“Kami sangat menghargai respons cepat ini, yang menunjukkan keseriusan pemerintah pusat dalam membantu masyarakat kami,” tambah Mahyeldi.

Gubernur menegaskan, koordinasi akan dilakukan bersama TNI AL, Pelindo, dan Forkopimda agar distribusi bantuan berjalan lancar, sementara pemulihan lahan pertanian tetap menjadi prioritas utama.

Menindaklanjuti kebutuhan sektor pertanian, Kementerian Pertanian melalui BPPSDMP dan BPMP Sumbar tengah melakukan pendataan rinci tingkat kerusakan lahan, mulai dari ringan, sedang, hingga berat. Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, menyebut bahwa hasil pendataan ini akan menjadi dasar percepatan penyaluran alsintan dan sarana produksi ke Sumbar.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update