Notification

×

Iklan

Sumatera Barat Pimpin Kesiapsiagaan Relawan BNPB

Minggu, 21 Desember 2025 | 06:43 WIB Last Updated 2025-12-20T23:46:46Z

Relawan bantu korban banjir bandang.

Agam, Rakyatterkini.com – Hingga Jumat malam (19/12), sebanyak 13.551 relawan resmi tercatat dalam sistem Desk Relawan BNPB, menurut Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Dr. Abdul Muhari.

Angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan mencerminkan ribuan individu yang siap diterjunkan untuk membantu saat bencana terjadi. 

Relawan yang terdaftar tersebar di seluruh Indonesia, namun Sumatera Barat menjadi provinsi dengan konsentrasi relawan tertinggi, seiring upaya pemulihan pascabanjir bandang yang melanda beberapa wilayah.

Desk Relawan BNPB berfungsi sebagai pusat koordinasi dan pendataan, memungkinkan pengiriman bantuan dilakukan secara cepat, tepat, dan terstruktur. Sistem ini juga memudahkan BNPB memantau kesiapan relawan secara real time, baik dari jumlah maupun kompetensi.

Abdul Muhari menekankan bahwa tingginya jumlah relawan di Sumatera Barat menunjukkan kesadaran masyarakat yang tinggi terhadap pentingnya kesiapsiagaan bencana. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial menjadi pendorong utama keterlibatan warga secara aktif.

Selain kuantitas, kualitas relawan juga menjadi fokus. Banyak relawan telah mengikuti pelatihan pertolongan pertama, manajemen posko, evakuasi, hingga logistik bencana, sehingga siap menjalankan tugas di lapangan dengan efektif. 

Pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan komunitas relawan turut berperan dalam penguatan kapasitas mereka, memastikan setiap langkah penanganan bencana berjalan cepat dan terkoordinasi.

BNPB menegaskan bahwa peran relawan tidak terbatas saat bencana terjadi, tetapi juga mencakup fase pra-bencana, seperti mitigasi risiko dan sosialisasi kesiapsiagaan kepada masyarakat, untuk meminimalkan kerugian dan korban jiwa.

“Tingginya partisipasi di Sumatera Barat bisa menjadi contoh bagi provinsi lain dalam meningkatkan keterlibatan warga dalam penanggulangan bencana. Relawan adalah ujung tombak BNPB di lapangan,” kata Abdul Muhari, Sabtu (20/12).

Ke depan, BNPB akan terus memperbarui data relawan dan memperkuat sistem Desk Relawan melalui teknologi digital, sehingga respons terhadap bencana di seluruh Indonesia bisa lebih cepat, terukur, dan berkelanjutan, berkat dukungan ribuan relawan yang siap siaga.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update