Notification

×

Iklan

Solidaritas Ranah-Rantau Dukung Pemulihan Pascabencana

Kamis, 04 Desember 2025 | 21:13 WIB Last Updated 2025-12-04T16:04:43Z

Gelombang kepedulian dari perantau kembali mengalir deras

Padang Pariaman, Rakyatterkini.com- Gelombang kepedulian dari perantau kembali mengalir deras ke Padang Pariaman. Pada Rabu (3/12/2025), pemerintah kabupaten menerima bantuan kemanusiaan berupa 7 ton beras, air mineral, perlengkapan mandi, serta kain dan pakaian layak pakai dari PKDP Pakan Baru bersama komunitas GEMPAR. 

Bantuan ini menjadi dorongan semangat bagi masyarakat di tengah proses pemulihan pascabencana banjir dan tanah longsor.

Serah terima bantuan berlangsung di Pendopo Bupati Padang Pariaman dan diterima langsung oleh Bupati Jhon Kenedy Aziz (JKA), didampingi Wakil Bupati Rahmat Hidayat serta sejumlah kepala OPD terkait.

Dalam sambutannya, Bupati JKA mengapresiasi kepedulian para perantau. Ia menekankan bahwa dukungan ini bukan sekadar bantuan logistik, tetapi juga menjadi energi moral bagi pemerintah daerah untuk menghadapi situasi darurat.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Padang Pariaman, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya. Kepedulian dari PKDP dan GEMPAR menjadi kekuatan moral bagi kami. Bantuan ini sangat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujar Bupati JKA.

Ia menambahkan bahwa hubungan erat antara ranah dan rantau menjadi fondasi penting dalam proses pemulihan Padang Pariaman.

“Solidaritas antara ranah dan rantau adalah kekuatan utama kita. Setiap bencana, para perantau selalu hadir. Ini bukti bahwa ikatan emosional dan tanggung jawab terhadap kampung halaman tetap terjaga,” tegasnya.

Bantuan kemanusiaan tersebut akan segera disalurkan ke titik-titik terdampak berdasarkan data BPBD dan pemerintah nagari, agar tepat sasaran dan dirasakan oleh warga yang paling membutuhkan.

Selain memenuhi kebutuhan mendesak, bantuan ini juga menjadi simbol bahwa kepedulian perantau tetap hidup meski jarak memisahkan. Bupati JKA berharap sinergi antara pemerintah daerah dan jaringan perantau terus berlanjut, tidak hanya saat bencana, tetapi juga dalam mendukung pembangunan jangka panjang.

“Uluran tangan perantau adalah kekuatan tambahan bagi kami. Semoga kerja sama ini terus terjaga untuk memperkuat pembangunan dan pemulihan daerah ke depan,” ungkapnya.

Solidaritas antara ranah dan rantau kembali menunjukkan bahwa Padang Pariaman tidak pernah sendiri. Saat bencana datang, dukungan dari tanah perantauan selalu menjadi cahaya harapan bagi masyarakat yang berjuang bangkit. (suger)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update