Arosuka, Rakyatterkini.com – Solidaritas melintasi batas daerah kembali ditunjukkan. Rombongan kepala desa dari Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai sekitar Rp50 juta untuk warga terdampak banjir bandang dan longsor di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Minggu (7/12) malam.
Bantuan tersebut dikirim menggunakan lima ambulans dan tiba di Solok pada malam hari setelah menempuh perjalanan panjang antarprovinsi. Kehadiran rombongan ini memberikan semangat tambahan bagi masyarakat dan relawan yang masih berjuang menghadapi dampak bencana.
Ketua rombongan, Marwan, Kepala Desa Tanjung Ilir, yang mewakili Persatuan Perangkat Aparatur Indonesia (PPAI) dan PMI Kabupaten Merangin, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan hasil partisipasi para kepala desa, masyarakat, dan organisasi sosial di Merangin.
“Bantuan ini kami kumpulkan bersama dari para kepala desa, masyarakat, PPAI, PMI Merangin, dan HMI Cabang Merangin. Ini bentuk empati dan solidaritas kami untuk saudara-saudara di Solok,” ujar Marwan.
Rombongan terdiri dari sejumlah kepala desa dan relawan, antara lain Aswani (Kepala Desa Limau Manis sekaligus Ketua APDESI Kecamatan Tabir Ilir), Daman Huri (Kepala Desa Ulak Makam), Penjabat Kepala Desa Mekar Limau Manis, Hilal AS (Ketua PPAI), serta Tomas dari PMI Merangin.
Banjir bandang dan longsor di Kabupaten Solok sebelumnya menimbulkan kerusakan signifikan di beberapa nagari. Tiga nagari terdampak paling parah adalah Nagari Saniang Baka, Paninggahan, dan Muaro Pingai, yang oleh warga disebut sebagai bencana terburuk dalam beberapa dekade terakhir.
Bantuan yang disalurkan mencakup beras, mi instan, susu, popok bayi, pakaian layak pakai, sabun, pasta gigi, minyak goreng, serta berbagai kebutuhan pokok lain yang sangat dibutuhkan dalam masa darurat.
Setibanya di Solok, rombongan diterima langsung oleh Wakil Bupati Solok, Candra, beserta relawan dan tokoh masyarakat setempat. Dalam kesempatan itu, Candra menyampaikan apresiasi atas kepedulian warga Merangin.
“Kami berterima kasih atas perhatian dan solidaritas dari saudara-saudara di Merangin. Bantuan ini sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak. Pemerintah Kabupaten Solok akan segera menyalurkannya agar sampai kepada yang membutuhkan,” ujar Candra.
Sementara itu, Marwan menegaskan bahwa bantuan tersebut diserahkan dengan niat tulus sebagai wujud kepedulian kemanusiaan.
“Kami turut berduka atas musibah ini. Semoga para korban diberikan kekuatan dan kesabaran. Bantuan ini mungkin tidak besar, namun kami berharap bisa sedikit meringankan beban di masa darurat,” katanya.
Aksi solidaritas ini menjadi bukti bahwa di tengah bencana, kepedulian dan gotong royong antarwilayah tetap hidup, memperkuat harapan untuk pulih dan bangkit bersama.(da*)


